JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Willy, seorang atlet jujitsu asal Jawa Barat yang juga dikenal sebagai konten kreator di *TikTok*, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas dalam cabang olahraga jujitsu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Perasaan bahagia dan bangga menggelora dalam diri Willy setelah menyabet medali emas tersebut. "Tentunya saya sangat senang karena ini adalah salah satu mimpi saya," ungkap Willy usai menerima medali emasnya di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Kamis. Pertandingan final untuk kategori *newaza* putra kelas -69 kilogram berlangsung di Martial Arts Arena, Kompleks Sumut Sport Center, Deli Serdang. Dalam laga tersebut, Willy menghadapi Muhammad Danang Yoga Gunawan, yang merupakan atlet dari Kepulauan Riau. Willy menunjukkan performa yang sangat baik dan mendominasi pertandingan yang berlangsung selama lima menit tersebut, sehingga berhasil meraih kemenangan yang membawanya ke podium sebagai juara. Pria yang lahir di Medan pada tanggal 20 Oktober 1994 ini dikenal aktif dalam berbagi konten video di akun *TikTok*-nya yang bernama @Willy and Angela, dengan jumlah pengikut mencapai 354,3 ribu orang. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri selama belasan tahun sebelum tampil dalam ajang PON XXI ini. Willy menegaskan bahwa tampil di PON adalah cita-cita yang sudah lama diimpikannya. Menurutnya, PON merupakan event bergengsi yang diidam-idamkan banyak atlet, termasuk dalam cabang jujitsu, untuk dapat meraih prestasi di tingkat nasional. "Saya telah berlatih selama sekitar 14 tahun. PON adalah ajang olahraga terbesar di Indonesia dan pastinya saya sangat ingin berpartisipasi serta meraih juara, dan akhirnya semuanya terwujud," tambahnya. Dalam laga final, Willy merasa dapat bermain dengan lepas, terutama setelah menjalani pemusatan latihan intensif selama delapan bulan. Hal ini membantunya menerapkan semua strategi yang telah dipersiapkan dengan baik. "Waktu melawan lawan, saya tidak pernah meremehkan, tetapi saya percaya diri, jadi saya bisa bermain lepas. Kunci kesuksesannya adalah terus mencoba dan tidak pernah berhenti berlatih. Latihan adalah hal yang paling penting dalam olahraga jujitsu," katanya. Willy berharap dapat terus dipercaya untuk membawa nama Indonesia ke pentas yang lebih tinggi, termasuk dalam ajang *SEA Games*, *Asian Games*, hingga *Olimpiade*. "Jika masih ada kesempatan, saya ingin bertanding di *SEA Games*, *Asean Games*, bahkan *Olimpiade*. Saya sudah pernah mengikuti pemusatan latihan nasional, dan saya ingin terus membawa nama Indonesia ke depan," jelasnya. Di final kategori *newaza* putra kelas -69 kilogram itu, dua atlet lainnya, Fikri Ramadhan dari DKI Jakarta dan Wahyu Reza Ardiansyah dari Papua Tengah, harus puas dengan medali perunggu. Selain Willy, atlet jujitsu dari Jawa Barat lainnya yang berhasil meraih medali emas adalah M Nurul Fikri, setelah mengalahkan Sunardi Muliawan dari Jakarta dalam final kategori *newaza* putra kelas -77 kilogram. ANTARA