JAKARTA –
**Borneonews - Medan**, Perenang muda berbakat asal DKI Jakarta, Adelia Chantika Aulia, menunjukkan kemampuan luar biasanya dalam debutnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Dalam acara tersebut, Adelia berhasil mengantongi empat medali emas, sebuah prestasi yang sangat membanggakan. Usia 13 tahun bukanlah halangan baginya untuk bersinar di Kolam Renang Selayang, Medan, pada hari Kamis. Dalam nomor 50 meter gaya bebas putri, ia mencatatkan waktu 26,53 detik. Waktu tersebut cukup untuk mengalahkan pesaingnya, Philomena Balinda Arkananta dari Jawa Barat yang meraih posisi kedua dengan waktu 26,69 detik. Serenna Karmelita Muslim, yang juga merupakan atlet dari DKI Jakarta, menempati posisi ketiga dengan waktu 26,84 detik. Keberhasilan Adelia dalam perlombaan ini menyempurnakan koleksi medali emas yang diperolehnya selama pelaksanaan PON 2024. Sebelumnya, dia juga meraih gelar juara dalam nomor 200 meter gaya punggung dengan catatan 2 menit 16,77 detik. Prestasi ini sekaligus menjadikannya pemecah rekor PON yang sebelumnya dipegang oleh Nurul Fajar Fitriyati, yaitu 2 menit 19,78 detik yang dicetak dalam PON 2021 di Papua. Tidak hanya itu, Adelia juga mendominasi nomor 100 meter gaya bebas putri dengan waktu 57,72 detik dan nomor 100 meter gaya punggung dengan catatan 1 menit 04,07 detik. Waktu tersebut merupakan rekor baru PON yang menggeser rekor sebelumnya, 1 menit 04,68 detik, yang ditorehkan oleh Flairene Candrea saat sesi kualifikasi di PON 2024. Pelatih renang DKI Jakarta, Felix Christiadi Sutanto, mengungkapkan rasa syukur dan ketidakpercayaannya atas penampilan luar biasa Adelia dalam acara akbar ini. Ia mengatakan, "Chantika memang baru muncul tahun ini. Karena itu, kami tidak membebani dia dengan target yang berat. Namun, kemampuan yang dia tunjukkan sungguh luar biasa dan memberikan kontribusi signifikan bagi DKI Jakarta." Keberhasilan Adelia Chantika di PON 2024 menjadi momen bersejarah tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi dunia olahraga di Indonesia. Dengan prestasi ini, dia diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional ke depan. ANTARA