**Borneonews - Beijing**, Pemerintah China mengapresiasi hasil resolusi yang diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menyerukan kepada Israel untuk segera menghentikan pendudukan ilegalnya di wilayah Palestina. China berharap adanya implementasi yang nyata terhadap keputusan tersebut.
Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Beijing, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan, *China mendukung resolusi ini dan memberikan suara afirmatif, serta berharap resolusi ini dilaksanakan sepenuhnya.*
Pada hari Rabu, Majelis Umum PBB secara aklamasi menyetujui resolusi yang meminta penghentian pendudukan Israel dalam waktu 12 bulan. Resolusi yang diusulkan oleh Palestina ini mendapatkan dukungan substansial dengan 124 negara anggota memberikan suara mendukung, sementara 14 negara menolak, dan 43 negara memilih untuk abstain.
Pendukung utama dari resolusi ini termasuk Turki dan lebih dari 50 negara lainnya. Melalui resolusi ini, dinyatakan bahwa pendudukan Israel dalam wilayah Palestina dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional. Pernyataan tersebut juga merujuk pada keputusan yang diambil oleh Mahkamah Internasional (*International Court of Justice*, ICJ) dan Dewan Keamanan PBB (*United Nations Security Council*, UNSC).
Lin Jian menyampaikan, *China memberi sambutan yang positif terhadap adopsi resolusi ini yang berlangsung dengan mayoritas yang sangat besar.* Ia juga menambahkan, konflik yang berkepanjangan di Gaza telah berlangsung hampir satu tahun dan meskipun telah diadakan beberapa sesi darurat di PBB, situasi di lapangan tetap tidak berubah. Korban sipil yang tidak bersalah terus bertambah setiap harinya.
Lin Jian menekankan bahwa mengakhiri pendudukan bukan sekadar pilihan, melainkan merupakan sebuah kewajiban. Ia menyatakan, *Menghentikan pertempuran adalah kesepakatan yang harus ditetapkan oleh seluruh negara, di mana solusi dua negara adalah satu-satunya alternatif yang realistis untuk menyelesaikan masalah Palestina.*
Selanjutnya, ia menegaskan bahwa para pihak terkait, terutama Israel, perlu secara serius melaksanakan resolusi yang telah disepakati oleh Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Lin Jian mendesak agar operasi militer di Gaza dihentikan tanpa penundaan, serta kegiatan permukiman ilegal di Tepi Barat dihentikan secepatnya.
Ia juga menambahkan bahwa negara-negara terkait diharapkan menunjukkan sikap yang bertanggung jawab dengan mengambil langkah-langkah nyata untuk mendukung pelaksanaan resolusi PBB. Lin Jian menjelaskan bahwa China akan terus mendukung upaya untuk mencapai perdamaian dan keadilan, serta berkomitmen untuk berkolaborasi dengan mayoritas negara lain dalam mendorong gencatan senjata, mengatasi krisis kemanusiaan, serta memulihkan kedamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.
Resolusi PBB tersebut menegaskan bahwa permukiman Israel adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional. Selain itu, juga ditegaskan bahwa rakyat Palestina memiliki hak untuk menentukan nasib mereka sendiri, sebagaimana diatur dalam Piagam PBB. Resolusi ini mengingatkan bahwa masalah Palestina akan tetap menjadi tanggung jawab PBB hingga terselesaikan sesuai dengan hukum internasional, dan menekankan pentingnya Israel untuk segera mengakhiri pendudukan yang telah berlangsung sejak tahun 1967.
Lebih lanjut, resolusi juga meminta Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, untuk menyusun dan menyampaikan laporan terkait implementasi resolusi ini dalam waktu tiga bulan sejak pengesahannya. Uni Eropa juga menunjukkan komitmennya terhadap perbatasan yang ditetapkan pada tahun 1967, yang mencakup wilayah Jalur Gaza, Yerusalem Timur, dan Tepi Barat, yang diakui secara internasional.
ANTARA
China Dukung Resolusi PBB, Mendesak Israel Akhiri Pendudukan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
Komentar (0)
Memuat komentar…







