MANADO –
**Borneonews - Manado**, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Minahasa Tenggara, Thaib Mokobombang, menegaskan bahwa isi dari konten pendidikan agama seharusnya bersifat moderat. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara di Ratahan, pada hari Kamis. Mokobombang menekankan pentingnya pendekatan moderat dalam pengajaran agama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia menyoroti bahwa setiap agama mengandung nilai-nilai positif, namun tantangan yang ada sering kali berpindah pada ketidakmampuan individu dalam beradaptasi dengan keberagaman di sekitarnya. “Penting bagi kita untuk menciptakan sosok guru yang dicontoh dan diinginkan oleh para siswa,” ungkapnya lebih lanjut. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang agama agar bisa menjawab tantangan zaman. Dalam konteks ini, dia menjelaskan bahwa kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti yang berlangsung di SDN 1 Liwutung bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru agama di wilayah Minahasa Tenggara. Program pelatihan ini sejalan dengan instruksi dari Menteri Agama berdasarkan Nomor 2 Tahun 2024 terkait optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Agama. Thaib Mokobombang juga mengingatkan bahwa semua program kerja perlu diselesaikan dengan cermat, memastikan bahwa semua kewajiban dilaksanakan dengan baik. Ia menekankan bahwa dukungan terhadap program pemerintah yang baru sangatlah penting, terutama dalam menjaga stabilitas selama masa transisi kepemimpinan di Kementerian Agama. Selama kegiatan KKG, berbagai materi akan disampaikan termasuk pelatihan penggunaan *Canva* untuk pengembangan perangkat pembelajaran dan pelatihan dalam pembuatan soal ujian menggunakan *Google Form*. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi para guru dan mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif serta menyenangkan bagi siswa, khususnya bagi peserta didik di Kabupaten Minahasa Tenggara. ANTARA