BORNEONEWS, Kotim - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan mengingatkan para pengusaha atau operator kapal angkutan sungai dan danau untuk mengutamakan keselamatan penumpang dengan memperhatikan alat keselamatan. Setiap penumpang harus memakai jaket pelampung, sebagai alat keselamatan dalam perjalanan.

“Setiap penumpang kapal wajib menggunakan life jacket, untuk menjaga keselamatan para penumpang khususnya di wilayah perairan sungai dan danau. Karena life jaket sama dengan penggunaan helm untuk kendaraan roda dua didarat dan sabuk pengaman bagi kendaraan roda empat,” kata Kasubdit Angkutan Darat, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Sulistyo Sutanto, pada sosialisasi peningkatan pengetahuan operator kapal dalam penyelenggaraan angkutan sungai dan danau di Gedung Serbaguna Sampit, Rabu (3/8/2016).

Menurutnya, sosialisasi yang melibatkan 120 operator kapal di Kotim itu sebagai upaya pemerintah memberikan pemahaman agar operator kapal di daerah memahami tentang keselamatan. Selain itu diupayakan agar dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat.

Wakil Bupati Kotim, M Taufiq Mukri menyambut baik dan berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan atas terselenggaranya kegiatan ini, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pengguna tranportasi sungai di daerah ini.

“Keselamatan transportasi merupakan suatu kebutuhan yang harus diwujudkan dalam penyelenggaraan transportasi, sehingga perlu meningkatkan keselamatan transportasi secara terus-menerus,” ungkap Taufiq Mukri.

Sosialisasi ini dinilai sangat penting mengingat, keberadaan sarana angkutan, khususnya angkutan sungai hingga saat ini merupakan salah satu sarana angkutan yang sangat penting di Kotim, sebagai sarana transportasi penghubung ke wilayah-wilayah yang belum bisa dijangkau dengan jalur darat. Terutama sekali untuk mobilisasi barang dan penumpang.

Dia berharap, melalui kegiatan ini bisa memberikan pengatahuan terhadap operator kapal dalam memberikan kenyamanan serta mengutamakan keselamatan para penumpang. Dia juga mengakui, meski sejauh ini tingkat kecelakaan angkutan sungai masih minim, namun dirinya meminta agar operator kapal tetap waspada serta memberikan pelayanan dan mengutama keselamatan berlalulintas diperairan.

Pada kesempatan itu juga Kementerian Perhubungan menyerahkan bantuan berupa 120 baju pelampung atau life jacket dan 120 life buoy dari Jasa Raharja kepada para operator kapal yang beroperasi di Kotim. (RAFIUDIN/N).