**Borneonews - Bali**, Kemarin, berbagai perkembangan di bidang ekonomi menjadi sorotan utama. Pada hari Kamis, 19 September, Presiden Joko Widodo mengungkapkan pentingnya memperluas lapangan kerja seiring dengan bonus demografi yang diharapkan akan mencapai puncaknya pada tahun 2030-an. Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan konfirmasi bahwa bandara di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur akan melayani penerbangan umum, bukan hanya bagi tamu penting atau *very-very important person* (VVIP).
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk lebih fokus dalam penanggulangan penyelundupan benih bening lobster (BBL). Dalam periode Januari hingga September 2024, praktik illegal tersebut telah mengakibatkan kerugian bagi negara mencapai sekitar Rp260 miliar. Upaya ini diharapkan dapat melindungi sumber daya laut dan meningkatkan pendapatan negara di sektor perikanan.
Sementara itu, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat bahwa penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 19 September 2024 berhasil mencapai Rp209,84 triliun. Angka tersebut setara dengan 73,85 persen dari total target yang telah ditetapkan untuk tahun ini. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.
Menteri Perhubungan juga menekankan bahwa bandara IKN tidak hanya akan melayani penerbangan untuk VVIP, tetapi terbuka untuk pemakai umum. Hal ini bertujuan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat serta memfasilitasi pengembangan ekonomi di lokasi tersebut.
Di sisi lain, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), selaku Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), melaporkan bahwa nilai tambah ekonomi dari program sertifikasi tanah sudah mencapai Rp1.465 triliun selama tujuh bulan masa pemerintahannya. Ini menunjukkan dampak positif dari program tersebut terhadap peningkatan nilai tanah dan investasi di Indonesia.
Dengan serangkaian langkah dan kebijakan ini, harapannya adalah Indonesia dapat menjalani transformasi ekonomi yang berkelanjutan dan dapat memanfaatkan potensi bonus demografi secara optimal.
ANTARA
Langkah Strategis Pemerintah Memanfaatkan Bonus Demografi dan Ekonomi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Komentar (0)
Memuat komentar…







