DENPASAR –
**Borneonews - Badung, Bali**, Pemerintah Kabupaten Badung terus berusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Badung Investment Expo 2024. Kegiatan ini diharapkan bukan hanya sebagai ajang untuk mempromosikan potensi investasi yang ada di Bali, tetapi juga sebagai pendorong bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menyatakan bahwa acara ini membawa tema "Mendorong Keberlanjutan Investasi untuk Pertumbuhan Perekonomian Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat 2024". Tema ini dirancang untuk menarik minat berbagai instansi pemerintah serta pelaku usaha. Ada fokus yang kuat pada sektor-sektor unggulan seperti pariwisata, ekonomi kreatif, perindustrian, perdagangan, serta sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan menjadi sorotan utama selama perhelatan ini. Ketut Suiasa menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memajukan perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM. Ia juga menyoroti urgensi investasi dalam merangsang pertumbuhan ekonomi. "Untuk membangun bangsa, salah satu kunci utama adalah pengelolaan anggaran yang efisien guna memicu investasi," tuturnya. Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menarik minat investor. Dengan menggabungkan upaya menarik investasi dari dalam negeri dan luar negeri, serta meningkatkan kapasitas UMKM untuk ekspor, diharapkan pertumbuhan ekonomi Bali dapat berjalan lebih cepat. "Kami tidak mungkin mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan tanpa adanya dukungan investasi dari luar. Oleh karena itu, kami harus terus berupaya menarik investor dari baik dalam negeri maupun mancanegara," lanjutnya. Melalui Badung Investment Expo, Pemerintah Kabupaten Badung juga berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri, ke Bali, khususnya ke wilayah Badung. Peningkatan jumlah wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM yang sangat bergantung pada sektor pariwisata. "Kami berharap bahwa melalui acara ini, kunjungan wisatawan ke Bali dapat meningkat dan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM," imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Badung, I Made Agus Aryawan, menambahkan bahwa Badung Investment Expo 2024 bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan interaksi yang produktif antara para pengusaha dengan calon investor. "Dengan adanya kegiatan ini, para pelaku usaha dapat mempromosikan produk atau jasa mereka secara langsung kepada calon investor," ujarnya. ANTARA