PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kalteng bersama Ditlantas Polda Kalteng dan Jasa Raharja terus gencar melakukan operasi gabungan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.

Upaya ini membuahkan hasil positif dengan tren pembayaran pajak kendaraan yang stabil dan cenderung meningkat dalam dua bulan terakhir.

Kepala UPT PPD Samsat Palangka Raya Maya Mustika melalui Kasi Penetapan dan Penerimaan, Achmad Rifani, mengungkapkan bahwa operasi gabungan telah mendorong kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

"Biasanya pembayaran pajak ramai di awal bulan dan sepi di akhir bulan. Namun kini pembayaran pajak stabil baik pertengahan dan akhir bulan," jelas Rifani, Jumat, 20 September 2024.

Ia menambahkan bahwa jumlah kendaraan yang membayar pajak setiap bulannya meningkat signifikan.

"Jika sebelumnya pembayaran pajak kendaraan sekitar 200an, sekarang bisa mencapai 300-400 kendaraan setiap bulannya," ungkapnya.

Operasi gabungan dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu di sejumlah titik di Palangka Raya.

Dasar operasi gabungan ini menindaklanjuti pemutihan yang sudah dilakukan kemarin. Dimana masyarakat sudah diberikan insentif untuk pemutihan kendaraan dan pembebasan biaya balik nama.

Bagi masyarakat yang terjaring dalam operasi gabungan, akan diminta untuk membayar pajak langsung. Namun, jika tidak bisa, akan diberikan waktu satu minggu untuk melunasi kewajiban.

"Jika tidak dilakukan pembayaran dalam rentang waktu seminggu, kita akan jemput bola mendatangi langsung ke rumah dan menanyakan kendalanya apa," tegas Rifani.

Rifani juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya ini dengan taat membayar pajak. Pajak digunakan untuk membangun fasilitas publik yang akan dinikmati masyarakat itu sendiri.

Sementara itu, Ps Paur Bid TIK Bin Opsnal Ditlantas Polda Kalteng, Ipda Gatot, menjelaskan bahwa selain pemeriksaan pajak kendaraan, sanksi penilangan juga diberikan bagi pengendara yang kedapatan melanggar aturan.

"Kita hanya membantu Dispenda dalam operasi gabungan dengan harapan masyarakat bisa disiplin dalam membayar pajak. Hari ini kita terjunkan 10 personel," pungkasnya. (PATHUR/H)