**Borneonews - Sleman**, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, terus berupaya memberikan pendampingan yang intensif terhadap kelompok wanita tani (KWT) dalam bidang pertanian produktif. Tujuan dari upaya ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di lingkungan tersebut.
Kepala DP3 Kabupaten Sleman, Suparmono, menjelaskan bahwa KWT merupakan sebuah kelembagaan yang dibentuk oleh sekelompok wanita yang terlibat dalam kegiatan pertanian berskala rumah tangga. Pembinaan dan pendampingan yang dilakukan difokuskan pada pemberdayaan perempuan melalui kelompok tani, dengan harapan dapat mewujudkan ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi bagi para wanita tani.
Dalam mengembangkan KWT, terdapat beberapa target yang ingin dicapai. Di antaranya adalah membentuk kelompok yang dinamis. Dengan demikian, para anggota diharapkan memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, keterbukaan terhadap perubahan serta pengembangan, serta kreativitas dan keterampilan dalam berkolaborasi mengelola usaha tani yang mereka jalani.
Suparmono menambahkan bahwa KWT diharapkan dapat memanfaatkan hasil pertanian dan perikanan dengan lebih optimal. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan pada akhirnya menciptakan kesejahteraan yang lebih baik.
Sebagai upaya motivasi bagi wanita tani, DP3 Sleman juga rutin mengadakan lomba bagi KWT setiap tahunnya. Salah satu lomba yang pernah dilaksanakan adalah lomba budi daya tanaman seperti cabai dan timun. Pada tahun ini, sesuai arahan Bupati Sleman, akan diadakan lomba paduan suara antar KWT.
Efektivitas lomba yang diadakan cukup terasa, terutama dalam meningkatkan kelembagaan tani, khususnya KWT. Suparmono melaporkan bahwa jumlah KWT di Kabupaten Sleman terus mengalami pertumbuhan. Saat ini, tercatat sebanyak 492 KWT di seluruh wilayah Sleman. Sejak periode 2018 hingga 2023, telah terbentuk 253 kelompok wanita tani baru dengan total anggota sebanyak 6.996 orang.
ANTARA
Pemberdayaan Wanita Tani di Sleman Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga
Bagikan:

YOGYAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Survei IPO: Meutya Hafid Masuk 10 Besar Menteri Berkinerja Terbaik
Komentar (0)
Memuat komentar…







