BORNEONEWS, Palangka Raya - Sejumlah kasus kebakaran rumah kosong terjadi di Kota Palangka Raya dalam beberapa pekan terakhir, menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan data rekapan dari Call Center 112 yang menunjukkan adanya delapan kasus kebakaran rumah kosong sejak awal September 2024.
"Yang kami heran, bangunan kosong ini tidak ada aliran listrik, namun tiba-tiba terbakar," ujar Sucipto, Jumat, 20 September 2024.
Berikut daftar kebakaran rumah kosong yang tercatat di Call Center 112 Palangka Raya:
1. Jalan Bukit Keminting VII, satu unit rumah, pada Minggu 1 September 2024 pagi. (Kerugian kurang lebih Rp 30 juta).
2. Jalan Meranti, satu unit rumah, pada Minggu 1 September 2024 sore. (Kerugian Rp 400 juta)
3.Jalan Bukit Keminting X, satu unit rumah, pada Kamis 5 September 2024 sore. (Kerugian Rp 50 juta).
4. Jalan Nusantara, satu unit rumah, pada Jumat 6 September 2024 pagi. (Kerugian belum diketahui).
5. Jalan Bukit Keminting VII, satu kios kosong, pada Sabtu 7 September 2024 malam. (Hanya membakar sebagian kecil pintu kios).
6. Jalan Batu Suli V, satu unit rumah, pada Jumat 13 September 2024 siang. (Hanya membakar sebagian kecil dinding).
7. Jalan Kutilang, satu unit rumah dan enam kios (satu rumah dan satu kios berpenghuni, 5 kios kosong), pada Senin 16 September 2024 pagi. (Kerugian Rp 450 juta).
8. Jalan Badak XXII, satu unit rumah, pada Kamis 19 September 2024 dini hari. (Kerugian Rp 25 juta).
Kasus kebakaran yang terjadi di rumah kosong tanpa aliran listrik ini menimbulkan tanda tanya besar. Pihak berwenang, termasuk kepolisian, sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
"Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka," pungkasnya. (PATHUR/H)









