BORNEONEWS, Muara Teweh - Polres Barito Utara (Barut) menggelar rapat koordinasi eksternal program III penanganan kelompok radikal prokekerasan dan intoleransi yang lebih optimal, di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barut, Rabu (3/8/2016). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 1013/Mtw, Letkol Inf Adhi G.I, dan Kejaksaan Negeri serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat.
Kapolres Barut, AKBP Roy HM Sihombing menjelaskan, kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada, jangan mudah dihasut oleh kelompok-kelompok radikal, terutama yang menyangkut unsur agama dan adat istiadat yang tidak jelas keberadaannya.
Ia berharap sosialisasi ini menjadi langkah positif bagi masyarakat, untuk menambah informasi tentang paham-paham radikal. Ia pun meminta kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat agar ikut berperan aktif dalam memberi pemahaman kepada masyarakat.
Dari rapat koordinasi ini juga akan menambah wawasan dan pengetahuan bagi yang hadir disini dalam upaya meningkatkan kewaspadaan keterpaduan penanggulangan bahaya radikalisme.
“Melalui kerjasama ini kita tingkatkan soliditas dan solidaritas umat beragama, untuk mengantisipasi adanya penyebaran isu-isu yang bisa memecahkan persaudaraan antaragama,” ucapnya. (AGUS SIDIK/N).








