BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali menyampaikan edukasi kesehatan terkait penyakit wasir dan ambien melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD).
dr. Erny menjelaskan bahwa wasir dapat diklasifikasikan ke dalam empat stadium berdasarkan tingkat keparahan.
"Stadium I biasanya ditandai dengan keluarnya darah tanpa rasa nyeri. Pada Stadium II, benjolan dari anus akan masuk kembali secara otomatis setelah mengejan," katanya, Jumat, 20 September 2024.
Sedangkan, pada Stadium III dan IV, benjolan tidak bisa kembali dengan sendirinya dan membutuhkan penanganan lebih lanjut, seperti didorong dengan jari atau tindakan medis.
Ada beberapa cara untuk menangani wasir sesuai stadium, mulai dari mengonsumsi makanan tinggi serat dan menggunakan obat-obatan antinyeri untuk stadium awal, hingga prosedur medis seperti rubber band ligation, skleroterapi, atau operasi hemoroidektomi untuk stadium lanjut.
"Wasir ringan biasanya bisa mengecil dalam waktu kurang dari satu minggu, sementara pada kasus yang lebih parah, pengobatannya bisa membutuhkan waktu lebih lama," ujarnya.
Untuk pencegahan, dr. Erny menyarankan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, termasuk memperbanyak konsumsi makanan berserat, minum air yang cukup, olahraga teratur, serta menjaga kebersihan pribadi.
"Menghindari makanan pedas, kafein, serta menghindari kebiasaan menunda buang air besar juga penting untuk mencegah terjadinya wasir," ucapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya hidup sehat dan menjaga pola makan serta kebiasaan yang dapat mencegah wasir.
"Tetaplah menjaga pola makan yang sehat, aktif secara fisik, dan selalu berpikiran positif untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh," pungkasnya. (DODI/H)









