PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Saipullah, mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih informasi yang diterima dan disebarluaskan.

Hal ini penting dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang mengandung unsur SARA, hoaks, dan post-truth yang dapat memicu konflik dan perpecahan di masyarakat.

"Masyarakat Palangka Raya harus bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi," ujar Saipullah, Jumat, 20 September 2024.

Ia menekankan pentingnya memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. "Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya," imbau Saipullah.

Saipullah juga mengingatkan bahaya penyebaran informasi yang mengandung unsur SARA, hoaks, dan post-truth. Informasi tersebut dapat memicu permusuhan, kebencian, dan ketidakpercayaan antarwarga.

"Informasi yang tidak benar dapat merusak tatanan sosial dan mengancam kerukunan masyarakat," tegas Saipullah.

Diskominfo SP Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital masyarakat. Melalui berbagai program dan kegiatan, Diskominfo berupaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijak dan bertanggung jawab.

"Kami mendorong masyarakat untuk aktif dalam mengakses informasi yang benar dan kredibel," ujar Saipullah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan informasi yang mengandung unsur SARA, hoaks, dan post-truth.

"Mari kita bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi masyarakat Palangka Raya," ajak Saipullah. (PATHUR/H)