JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang**, Kontingen Provinsi Jawa Timur (Jatim) menunjukkan dominasi yang luar biasa di cabang olahraga *jujitsu* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Mereka berhasil meraih empat medali emas dari total delapan nomor yang dipertandingkan. Pelatih Jujitsu Jatim, Yunus Jujior Paays, menjelaskan bahwa timnya berpartisipasi dalam semua kategori yang ada. "Kami mengikuti semua kelas yang dipertandingkan, dan berhasil memperoleh empat medali emas serta satu perunggu," ungkap Yunus di Deli Serdang, pada hari Jumat. Medali emas untuk Jawa Timur diraih oleh beberapa atlet berbakat. Artz Brilliant Perfecto Tanujaya sukses menjuarai kategori *fighting* putra kelas -77 kilogram, sementara Steffany Kinky meraih emas di kategori *fighting* putri kelas -55 kg. Deva Bagus Setyo juga mempersembahkan emas di kategori *newaza* putra kelas -62 kg, dan Ilma Yeni Megawati menambah koleksi emas di kategori *newaza* putri dengan kelas yang sama. Tak hanya medali emas, Jawa Timur juga berhasil membawa pulang medali perunggu dari Imam Mastur dalam kategori *fighting* putra kelas -62 kg. Seluruh atlet yang ditunjukkan oleh Jatim tergabung dalam tim yang berjumlah delapan orang, dimana mereka semua mengikuti seluruh nomor cabang yang dipertandingkan. Yunus berharap prestasi yang dicapai oleh anak didiknya dalam PON ini dapat menjadi langkah awal untuk melanjutkan karier mereka ke level yang lebih tinggi, termasuk masuk ke dalam Tim Nasional. "Dengan keberhasilan ini, saya harap mereka bisa melanjutkan ke level yang lebih tinggi seperti SEA Games dan Asean Games," tambahnya. Pelatih Jatim tersebut juga menekankan pentingnya pemerataan kemampuan *jujitsu* di seluruh daerah di Indonesia. Menurutnya, hal ini penting untuk menciptakan atlet-atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional. "Saya ingin kemampuan ini merata, sehingga tidak hanya Jawa Timur, namun seluruh Indonesia dapat berkompetisi dengan baik. Dengan demikian, kita bisa memiliki level kompetisi yang lebih tinggi dan menghasilkan atlet yang lebih baik untuk Tim Nasional," jelas Yunus. Dalam kejuaraan ini, posisi kedua ditempati oleh Jawa Barat yang meraih dua medali emas melalui M Nurul Fikri di kategori *newaza* putra kelas -77 kg dan Willy di kategori *newaza* putra kelas -69 kg. Jawa Barat juga mengumpulkan empat medali perunggu. Daerah Istimewa Aceh meraih posisi ketiga dengan satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Jawa Tengah menempati posisi keempat dengan satu medali emas dan satu perunggu. Sementara itu, DKI Jakarta dan Sumatera Utara masing-masing meraih beberapa medali dalam kategori yang berbeda. Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, dan Banten juga menyumbangkan medali perak dan perunggu. Daerah Istimewa Yogyakarta dan Papua Tengah mencatatkan prestasi dengan membawa pulang beberapa medali perunggu. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan kompetisi yang ketat dan prestasi yang berhasil dicatat oleh masing-masing daerah di ajang PON kali ini. ANTARA