YOGYAKARTA –
**Borneonews - Sleman**, Pemerintah Kabupaten Sleman yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta baru saja melaksanakan panen raya padi di atas lahan tidur seluas 22 hektare di Gamplong IV. Dengan hasil yang menggembirakan, produktivitas panen mencapai 8,8 ton per hektare. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan informasi ini dalam sebuah acara yang berlangsung di Sleman. Ia menjelaskan bahwa program panen raya ini merupakan hasil dari kerjasama yang telah terjalin antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kerjasama tersebut diabadikan dalam sebuah Nota Kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 25 April 2024. Nota tersebut berkaitan dengan pembangunan pertanian dan mendukung Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional. Inisiatif ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara Polresta Sleman, Pemkab Sleman, dan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) DIY. Danang mengungkapkan bahwa keberhasilan panen ini merupakan indikator dari sinergitas dalam pembangunan pertanian yang bertujuan mendukung visi Indonesia Maju. Berdasarkan estimasi, dengan luas lahan 22 hektare, panen padi kali ini berpotensi menghasilkan total sebanyak 193,6 ton. Danang juga menuturkan bahwa program ini fokus pada optimalisasi lahan tidur, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, terutama komoditas beras. Beras menjadi salah satu komoditas penting yang berkontribusi terhadap inflasi di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Sleman. Sebagai proyek percontohan, pengoptimalan lahan tidur di Gamplong IV sebelumnya tidak dapat dimanfaatkan karena irigasi yang kurang baik akibat penyempitan dan kerusakan saluran. Oleh karena itu, dilakukan pembangunan gorong-gorong dan perbaikan saluran irigasi dengan bekerjasama bersama Dinas PUP-ESDM DIY. Dengan perbaikan tersebut, irrigasi dapat kembali berfungsi dengan baik, terhubung ke selokan Van Der Wick. Kick-off penanaman dilakukan pada tanggal 11 Juni 2024 dan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memanfaatkan lahan tidur secara optimal. Danang menambahkan bahwa langkah-langkah akan diambil supaya petani dapat mengelola lahan tersebut untuk pertanian yang berkelanjutan. Ia memastikan bahwa pihaknya berupaya untuk menjaga ketersediaan air yang diperlukan dalam pengairan sawah milik petani agar lahan tidur dapat dimanfaatkan secara maksimal. ANTARA