PALANGKARAYA –
**Borneonews - Sampit, Kalimantan Tengah**, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kalimantan Tengah mengambil langkah signifikan dengan membangun sebuah klinik hewan yang dinamakan *Agro Vet Clinic*. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Bupati Kotim, Halikinnor, menyatakan bahwa saat ini banyak warga di daerah tersebut yang memiliki hewan peliharaan. Menurutnya, hal ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan baru bagi daerah. Ia mengungkapkan, “Banyak dari penduduk kita yang menyukai hewan peliharaan, dan ini dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi daerah.” Melihat tingginya minat masyarakat dalam memelihara hewan peliharaan, Bupati Halikinnor menganggap ini sebagai potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan PAD. Ia menjelaskan bahwa pemilik hewan biasanya tidak ragu untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan hewan mereka, terutama dalam hal kesehatan. Klinik hewan ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap PAD melalui retribusi yang dikenakan kepada pengguna jasa klinik. Yang lebih menarik, tarif yang ditawarkan oleh klinik hewan pemerintah akan jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan klinik swasta yang biasanya bersifat komersial. Sebagai perbandingan, biaya untuk sekali operasi di klinik swasta bisa mencapai Rp800 ribu, sedangkan di klinik pemerintah dimulai dari Rp70 ribu. “Kami berharap fasilitas yang ada ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” lanjutnya. *Agro Vet Clinic*, yang baru saja diresmikan, dioperasikan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotim. Bupati juga menegaskan bahwa tujuan utama pendirian klinik ini adalah untuk menangani kesehatan hewan, tidak hanya untuk kucing dan anjing, tetapi juga untuk hewan eksotis dan unggas. Hal ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian hewan peliharaan di wilayah tersebut. Keberadaan klinik hewan dirasa sangat penting, mengingat laporan dari DPKP menunjukkan bahwa jumlah warga yang memelihara hewan peliharaan cukup signifikan. Oleh karena itu, fasilitas ini diharapkan dapat membantu para pemilik hewan dalam mengecek kesehatan hewan peliharaan mereka. “Jika hewan peliharaan tidak dalam kondisi sehat, tidak hanya terganggu kesehatan hewan tersebut, tetapi juga bisa membahayakan pemiliknya, karena risiko penularan penyakit. Dengan adanya klinik ini, masyarakat dapat memeriksakan hewan peliharaan mereka secara rutin,” jelas Bupati Halikinnor. ANTARA