**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Kota Pangkalpinang yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah mengambil langkah strategis dengan memindahkan sejumlah pedagang ke dalam area Pasar Pagi Pangkalpinang. Langkah ini diambil untuk mengurangi tingkat kemacetan yang sering terjadi di sekitar kawasan pasar tradisional tersebut.
Dalam keterangan yang disampaikan, Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menyatakan, "Alhamdulillah, kami sudah memindahkan sebagian pedagang yang berjualan di luar ke dalam pasar ini." Pernyataan tersebut mencerminkan upaya pemerintah kota untuk menciptakan suasana yang lebih aman, bersih, tertib, dan nyaman bagi para pengunjung pasar.
Budi juga menambahkan bahwa pihaknya terus mencari solusi untuk memindahkan pedagang yang masih berjualan di pintu masuk pasar. Ia berharap dalam waktu dekat, tidak akan ada lagi aktivitas berjualan di luar area pasar tersebut. "Saat ini kami masih mencari tempat untuk memindahkan pedagang di pintu masuk pasar, dan mudah-mudahan dalam minggu ini tidak ada lagi yang berjualan di luar kawasan pasar ini," tuturnya.
Proses pemindahan ini berjalan dengan baik, berkat kesadaran dan kerjasama dari para pedagang yang bersedia mengikuti arahan pemerintah. "Seluruh pedagang ini sudah siap dipindahkan ke dalam pasar ini. Bahkan, mereka mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memfasilitasi pemindahan tempat berjualan mereka," katanya menambahkan.
Sebelumnya, keberadaan pedagang yang menggelar lapak di sepanjang jalan dan pintu masuk pasar ternyata cukup mengakibatkan kemacetan. Hal ini disebabkan oleh tempat berjualan mereka yang berada di trotoar dan badan jalan. Budi berharap langkah ini dapat memperlancar arus lalu lintas di jalan utama pasar serta menjadikan kondisi pasar lebih tertib dan bersih. Ia optimis bahwa peningkatan kenyamanan ini akan berdampak positif terhadap minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional Pangkalpinang.
ANTARA
Pemkot Pangkalpinang Pindahkan Pedagang ke Pasar Pagi untuk Atasi Kemacetan
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Truk Bermuatan Besi Bekas Terbalik di Tikungan Jalan Trikora Banjarbaru
Dua Pria Diduga Curi Brondolan Sawit Diamankan Warga
Komentar (0)
Memuat komentar…







