PALEMBANG –
**Borneonews - Martapura, Sumsel** Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, yang terletak di Sumatera Selatan, baru saja meluncurkan program Desa Cantik, yang juga dikenal sebagai Cinta Statistik, di Desa Sidomulyo. Program ini diharapkan menjadi pelopor dalam meningkatkan literasi statistik di wilayah tersebut. Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Martapura, Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, menyatakan bahwa inisiatif Desa Cantik adalah wujud dari harapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk memperbaiki pemanfaatan data di level desa. Tujuannya adalah agar data tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan kebijakan publik untuk mendukung pembangunan yang lebih efektif. Lanosin menekankan pentingnya memiliki data yang tepat dan akurat dalam proses pengambilan keputusan oleh pemerintah. Data yang valid sangat berperan dalam memastikan bahwa hak-hak masyarakat dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. "Dengan data yang akurat, perencanaan untuk bantuan serta proyek pembangunan yang mengedepankan kepentingan masyarakat bisa dilaksanakan dengan lebih baik," ujarnya. Bupati berharap bahwa Desa Sidomulyo dapat berfungsi sebagai contoh yang baik bagi desa-desa lainnya di OKU Timur. Dengan menyajikan data yang akurat, desa ini memiliki potensi untuk diakui sebagai Desa Cantik yang dimaksud. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur, Budiriyanto, menjelaskan bahwa pemilihan Desa Sidomulyo sebagai Desa Cantik didasarkan pada upaya aktif desa tersebut dalam melakukan literasi statistik di kalangan masyarakat. Upaya ini jauh lebih masif dibandingkan dengan desa-desa lain di wilayah tersebut. Para perangkat desa di Sidomulyo dinilai telah berhasil melakukan pembinaan dan peningkatan pengetahuan statistik kepada masyarakat, sehingga kualitas data yang diperoleh dari lapangan menjadi semakin baik. Harapannya, dengan adanya program Desa Cantik, perangkat desa akan lebih terlatih dalam mengolah data, sehingga informasi yang diperoleh bisa digunakan oleh pemerintah daerah untuk perumusan kebijakan yang tepat. Sejalan dengan itu, Budiriyanto menegaskan bahwa Desa Cantik diharapkan dapat menjadi platform utama dalam mengenalkan dan mempromosikan potensi yang dimiliki oleh desa. Salah satu fokus utama adalah pada pembangunan kecerdasan masyarakat yang tinggal di desa itu. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif dalam pengembangan wilayah mereka. ANTARA