JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Suku Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu telah melaksanakan pemasangan lampu suar di sebelas lokasi strategis. Pemasangan tersebut bertujuan untuk meningkatkan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (*SBNP*) di perairan wilayah kepulauan tersebut, yang dianggap sangat vital untuk menjamin keselamatan pelayaran. Kepala Seksi Pembangunan Pelabuhan Sudinhub Kepulauan Seribu, Ahyus Wanto, menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, penyediaan *SBNP* akan sangat berpengaruh dalam menurunkan risiko kecelakaan di laut. Pada tahun 2024, Suku Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu akan melanjutkan program pemeliharaan dan perawatan bagi sarana navigasi ini. Lampu suar yang telah terpasang tersebar di dua kecamatan dan enam kelurahan di Kabupaten Kepulauan Seribu. Sejak pemasangan dimulai, sudah ada beberapa lokasi yang terpasang lampu suar hingga 19 September 2024. Antara lain adalah di Pulau Sepa, yang dilengkapi dengan satu unit lampu suar berwarna hijau di sisi barat. Selain itu, lampu suar berwarna hijau juga terpasang di Gusung Matahari dan Pulau Putri, masing-masing satu unit di sisi barat. Pulau Karang Halimah dan Karang Congka juga mendapat satu unit lampu suar dengan warna yang sama di sisi barat. Di lokasi lain, Pulau Rosa dan Pulau Panggang, baik di sisi utara alur masuk dermaga selatan maupun sisi barat, juga telah terpasang lampu suar, masing-masing satu unit. Namun, hingga saat ini masih terdapat tiga lokasi yang belum terpasang lampu suar *SBNP*. Lokasi tersebut meliputi Pulau Kayu Angin Semut, yang akan dipasangi satu unit di sisi barat, serta dua unit di Pulau Pari. Ahyus menambahkan bahwa untuk kegiatan pemeliharaan dan perawatan tersebut, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 miliar. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus meminimalisasi kecelakaan di wilayah perairan Kepulauan Seribu. ANTARA