BORNEONEWS, Sampit - SDN 1 Beringin Jaya, Desa Beringin Agung, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kekurangan ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar.
"Kami di SDN 1 Beringin Jaya sudah mengajar selama sekitar 6 tahun. Alhamdulillah, selama ini kami mendapat bantuan tiga kali dari dinas pendidikan, tetapi ruang kelas masih kurang," kata perwakilan guru SDN 1 Beringin Jaya sekaligus Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Telaga Antang Agus Ismail, Kamis, 19 September 2024.
Hal itu ia sampaikan saat audiensi dengan Bupati Kotim Halikinnor di Aula Rumah Jabatan belum lama ini.
Saat ini sekolah tersebut memiliki 300 siswa yang terbagi dalam 14 rombongan belajar. Namun hanya tersedia 9 ruang kelas. Kekurangan 5 ruang kelas ini menjadi perhatian utama pihak sekolah karena mempengaruhi proses pembelajaran.
Dengan jumlah rombongan belajar yang ada, pihak sekolah berharap dapat menerima tambahan ruang kelas agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lebih efektif.
"Saat ini SDN 1 Beringin Jaya memiliki 6 guru PNS, 6 guru PPPK, 1 guru kontrak untuk pendidikan agama Islam, dan 1 satpam," tambahnya.
Menanggapi hal ini, Bupati Kotim Halikinnor menjelaskan bahwa kebutuhan infrastruktur pendidikan memang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
"Kalau infrastruktur, semua membutuhkan itu. Akan kita penuhi sesuai mana yang mendesak. Secara bertahap akan kita penuhi, mana dulu yang prioritas," kata Halikinnor. (DEWI PATMALASARI/R)









