BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kalangan DPRD Pulang Pisau (Pulpis) meminta ada pemberitahuan PLN sebelum terjadi pemadaman listrik. Dengan begitu, warga bisa bersiap-siap menyediakan alternatif penerangan sebelum listrik mati. Meski tidak setiap hari, pemadaman listrik cukup sering terjadi di Pulpis.

“Jika ada pemadaman listrik, paling tidak PLN menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat,” kata Suhardi, anggota DPRD Pulang Pisau kepada pers, Rabu (3/8/2016).

Pemadaman listrik hingga saat ini, kata Suhardi, masih menjadi masalah serius yang harus dialami warga setiap tahun. Sebagai perusahaan penyuplai listrik satu-satunya, ia mengharapkan agar PLN bisa berbenah untuk melayani masyarakat.

Menurutnya sangatlah wajar warga  marah dan protes jika terjadi pemadaman listrik mendadak. Karena, tidak hanya mengganggu, tetapi dapat berakibat fatal pada barang-barang elektronik milik masyarakat. Ia menyebutkan, masyarakat yang membayar atas daya listrik setiap bulan, seharusnya mendapat pelayanan terbaik. Yang terjadi, masyarakat merugi, karena pemadaman listrik mendadak. Apalagi untuk beberapa usaha yang bergantung pada listrik akan merugi dengan pemadaman mendadak yang sering dilakukan.

"Kan ada banyak usaha masyarakat dari usaha fotocopy, percetakan foto, belum lagi toko-toko yang bergantung dengan peralatan listrik. Ini harus menjadi pertimbangan PLN untuk bisa lebih profesional,” katanya.

Terkait dengan alasan terjadinya pemadaman karena kesalahan tekhis pada peralatan milik PLN, menurut Suhardi hal tersebut memang sudah seharusnya bisa diantisipasi dengan cepat. Apalagi PLN selama ini adalah perusahaan satu-satunya yang mengelola daya listrik ke masyarakat sehingga lebih paham masalah dan solusinya.

“Kalau untuk wilayah Pulang Pisau, saat akan dilakukan pemadaman kita harapkan ada upaya juga bisa dari pihak PLN untuk pemeritahuan kepada masyarakat. Misalkan pada jauh-jauh hari melakukan pemberitahuan secara menyeluruh, khususnya pada daerah yang dipadamkan. Sehingga persiapan bisa dilakukan, bahkan harapan kita jelas masalah listrik bisa diselesaikan secepatnya,” terangnya. (JAMES DONNY/N).