**Borneonews - Jakarta**, Indonesia terus menegaskan harapannya agar segala bentuk eskalasi kekerasan yang terjadi di Timur Tengah segera dihentikan. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Abdul Kadir Jailani.
Jailani menyatakan bahwa pemerintah Indonesia dengan seksama memantau perkembangan situasi yang berlangsung, dengan rasa prihatin yang mendalam. Ia menyoroti meningkatnya serangan yang dilancarkan oleh Israel terhadap Lebanon, yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang meluas.
Lebih lanjut, Jailani menyampaikan harapannya agar Israel mematuhi berbagai ketentuan hukum internasional, khususnya yang berkaitan dengan hukum kemanusiaan. Dia menekankan pentingnya upaya untuk menghentikan kekerasan yang terjadi di wilayah Gaza dan mendesak agar gencatan senjata dapat segera terwujud.
"Dapat kami sampaikan bahwa kekerasan yang terjadi di Gaza merupakan *root causes of the problem*," ujarnya.
Ia juga menegaskan betapa pentingnya memberikan akses yang lebih luas untuk penyaluran bantuan kemanusiaan ke berbagai area di Gaza, agar masyarakat yang terdampak dapat mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan.
Jailani menambahkan bahwa perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah hanya dapat dicapai jika solusi dua negara (*two state solution*) berhasil diwujudkan.
Di sisi lain, ia menjelaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk melindungi semua warga negara Indonesia, termasuk yang berada di wilayah dengan potensi konflik. "Kami telah menyusun *contingency plan* untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di daerah-daerah yang berisiko," tegas Jailani.
Melalui langkah-langkah ini, Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi dinamika konflik di kawasan tersebut dan berupaya untuk menciptakan perdamaian yang langgeng.
ANTARA
Indonesia Serukan Penghentian Kekerasan di Timur Tengah
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 1 Hanau Terima Tambahan Tiga TV Interaktif
Mobil Oksigen Gratis Palangka Raya Layani 289 Pemanfaatan hingga 24 Oktober
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
PSI Barito Timur Turun ke Jalan, Bantu Warga Hadapi Kabut Asap Karhutla
Pemko Tidak Kewalahan Tangani Karhutla, Fokus Hadapi Kondisi di Lapangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







