JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Indonesia akan mengadakan Forum Bisnis Indonesia – Asia Selatan dan Tengah (INASCA) 2024 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober mendatang di Jakarta. Kegiatan ini diinformasikan oleh Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Abdul Kadir Jailani. Menurutnya, forum ini diperuntukkan bagi para pengusaha baik dari Indonesia maupun negara-negara di Asia Selatan dan Tengah. Harapannya, forum ini dapat menjadi wadah yang efektif untuk mendorong interaksi bisnis yang konstruktif. Dalam kesempatan ini, Jailani menekankan bahwa tema yang diangkat mencerminkan banyaknya potensi yang masih bisa dikembangkan di kawasan Asia Selatan dan Tengah. Forum bisnis ini bertujuan untuk memperluas kolaborasi ekonomi serta menciptakan peluang bisnis antara Indonesia dan kawasan tersebut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan dan memperbaiki hubungan dalam bidang perdagangan, investasi, serta pariwisata secara timbal balik. Jailani juga menyoroti pentingnya aspek pariwisata, mengingat forum ini diharapkan mampu menciptakan transaksi dalam bentuk paket perjalanan wisata yang menarik. Lebih jauh, diharapkan forum tersebut dapat meningkatkan konektivitas serta kerja sama antarwarga di Indonesia dengan negara-negara Asia Selatan dan Tengah melalui *people to people contact*. Lebih lanjut, Jailani menyatakan bahwa salah satu harapan dari forum ini adalah memberikan kesempatan kepada pengusaha Indonesia untuk memahami dinamika pasar dan kondisi ekonomi di negara-negara Asia Selatan dan Tengah. Dengan demikian, mereka dapat melakukan ekspansi ke kawasan-kawasan baru yang berpotensi. Sebaliknya, para pengusaha dari Asia Selatan dan Tengah juga diharapkan bisa mendapatkan wawasan mengenai kualitas, inovasi, dan nilai tambah yang ditawarkan produk-produk Indonesia. Sementara itu, Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu RI, Jatmiko Heru Prasetyo, menambahkan bahwa forum bisnis ini direncanakan untuk diselenggarakan setiap tahun. Langkah ini diambil untuk meningkatkan hubungan bilateral dalam konteks regional yang lebih luas. Agenda forum akan dilengkapi dengan sesi *business matching*, yang bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi antara pelaku bisnis di Indonesia dengan rekan-rekan mereka di Asia Selatan dan Tengah. Selain itu, akan ada pula pameran dari berbagai pelaku bisnis yang terlibat, yang diharapkan dapat menarik perhatian dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai produk dan jasa yang ditawarkan. ANTARA