PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat menyambut hangat sosialisasi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Abdul Razak dan Sri Suwanto, yang dikenal dengan sebutan ASRI.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 16 hingga 20 September 2024 ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan mempromosikan visi-misi pasangan ASRI dalam Pilkada Kalteng 2024.

Diawali dengan pengukuhan tim ASRI Kobar dan silaturahmi dengan masyarakat Samari pada tanggal 16 September, pasangan ASRI kemudian melanjutkan kegiatan dengan blusukan ke Pasar Cempaka, Kumai Hulu pada tanggal 17 September.

Mereka mendengarkan langsung keluhan dan masukan dari para pedagang dan masyarakat mengenai fluktuasi harga sembako serta kondisi pasar yang perlu dibenahi.

Pada 18 September, pasangan ASRI mengunjungi wilayah Sukamara, Lamandau, dan Sematu Jaya, berfokus pada dialog langsung dengan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi berlanjut pada 19 September di Pangkalan Lada dan Pangkalan Banteng, serta dilanjutkan silaturahmi dengan masyarakat Hanau Seruyan.

Dalam kesempatan ini, Calon Gubernur Kalteng Abdul Razak menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, terutama dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami datang untuk menyosialisasikan pasangan ASRI sebagai calon dalam Pilkada Kalteng 2024, sebelum ke Pangkalan Bun, kami telah mengadakan kegiatan serupa di Katingan, Palangka Raya, Pulang Pisau, dan Kapuas." katanya, Jumat, 20 September 2024.

--page

Pihaknya sudah blusukan ke berbagai wilayah, termasuk pasar-pasar di Kobar untuk mendengar langsung masukan dari para pedagang dan pengunjung pasar tentang apa yang perlu dibenahi.

"Ini adalah salah satu contoh kecil dari permasalahan di Kalimantan Tengah yang harus kami atasi. Jika masyarakat mempercayai kami sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, kami siap untuk menyelesaikan permasalahan ini secara bertahap." pungkasnya. (PATHUR/R)