JAKARTA –
**Borneonews - Banda Aceh**, Tim angkat berat Jawa Barat berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024 dengan meraih gelar juara umum. Kontingen ini berhasil mengumpulkan total sembilan medali emas dari berbagai kelas yang dipertandingkan. Dari total 15 kelas yang ada, hanya enam kelas yang tidak berhasil dikuasai oleh tim Jawa Barat. Meski demikian, mereka mengalami kendala lebih besar di kelas 49 kilogram putri, di mana kontingen Jawa Barat tidak mengirimkan wakilnya dan tidak mendapatkan medali di kelas tersebut. Jawa Barat sudah menunjukkan dominasinya sejak awal kompetisi angkat berat. Pada hari pertama, Susi Susanti di kelas 52 kilogram putri sukses merebut medali emas pertamanya pada Senin, 16 September. Pada hari yang sama, dua lifter lainnya dari Jawa Barat, Shihab Alizahra dan Dadang Nur Iwan, juga tampil mengesankan dengan meraih medali perak dan perunggu di kelas 59 kilogram putra dan 66 kilogram putra, secara berurutan. Hari berikutnya, tepatnya pada Selasa, 17 September, Tika Rulini menambah koleksi medali emas bagi Jawa Barat di kelas 63 kilogram putri. Sementara Yolanda Nur Arifah meraih medali perak di kelas 57 kilogram putri, diikuti oleh Ade Bazrudin yang juga mendapatkan medali perak di kelas 74 kilogram putra, serta Muhammad Yusuf yang mencatatkan medali perunggu di kelas 83 kilogram putra. Jawa Barat semakin memperkuat pencapaian mereka pada Rabu, 18 September, berkat Aneu Veronica yang berhasil memenangkan medali emas di kelas 76 kilogram putri. Ia diikuti oleh rekannya, Maria Magdalena Simanjuntak, yang juga meraih medali emas di kelas 84 kilogram putri. Pada hari yang sama, Amir Hamzah Syuhada dan Imam Syahrudin masing-masing berhasil menambah dua medali emas di kelas 93 kilogram putra dan 105 kilogram putra. Pada Kamis, 19 September, dua lifter lainnya dari Jawa Barat, Agit Solihin di kelas 120 kilogram putra dan Asep Nurdin di kelas di atas 120 kilogram, juga berhasil memberikan kontribusi medali emas bagi kontingennya. Koleksi prestasi Jawa Barat semakin lengkap dengan penambahan medali emas dari lifter berpengalaman, Fitria Martiningsih, pada Jumat, 20 September, di kelas di atas 84 kilogram putri. Berikut ini adalah daftar pemenang medali pada cabang olahraga angkat berat di PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024: - **Kelas 52 kilogram putri:** - Susi Susanti (Jawa Barat) - Sabrina (Jawa Tengah) - Radhwa Raihanah (Aceh) - **Kelas 49 kilogram putri:** - Widari (Kalimantan Timur) - Risa (Riau) - Dwi Mardiana (Lampung) - **Kelas 59 kilogram putra:** - Syaifahmi Riski (Riau) - Shihab Alizahra (Jawa Barat) - Albin Andrean Putra (Lampung) - **Kelas 66 kilogram putra:** - Doni Meiyanto (Lampung) - Yanuarinus Sihura (Riau) - Dadang Nur Iwan (Jawa Barat) - **Kelas 57 kilogram putri:** - Sri Hartati (Lampung) - Yolanda Nur Arifah (Jawa Barat) - Windi Astuti Halawa (Riau) - **Kelas 63 kilogram putri:** - Tika Rulini (Jawa Barat) - Ni Kadek Ernawati (Bali) - Luwigita Susilo (Sumatera Utara) - **Kelas 74 kilogram putra:** - Hendri (Riau) - Ade Bazrudin (Jawa Barat) - Adven Hendiarto (Jawa Tengah) - **Kelas 83 kilogram putra:** - Andre Satria (Riau) - Viki Aryanto (Lampung) - Muhammad Yusuf (Jawa Barat) - **Kelas 76 kilogram putri:** - Aneu Veronica (Jawa Barat) - Murni Natalia (Riau) - Sri Rahayu Ningsih (Kalimantan Timur) - **Kelas 84 kilogram putri:** - Maria Magdalena Simanjuntak (Jawa Barat) - Sri Rahayu (Riau) - Seila Waimory (Papua Pegunungan) - **Kelas 93 kilogram putra:** - Amir Hamzah Syuhada (Jawa Barat) - Andarias Mandowen (Papua Barat) - Abdul Latif Manna (Jambi) - **Kelas 105 kilogram putra:** - Imam Syahrudin (Jawa Barat) - Willy (Riau) - Fernando Sitohang (Sumatera Utara) - **Kelas 120 kilogram putra:** - Agit Solihin (Jawa Barat) - Ahmat Rizki (Riau) - Indra Firdianto (Jawa Timur) - **Kelas di atas 120 kilogram putra:** - Asep Nurdin (Jawa Barat) - Reza (Jambi) - Mohammad Faris Sauhaqqy (Riau) - **Kelas di atas 84 kilogram putri:** - Fitria Martiningsih (Jawa Barat) - Elok Ayu Ellasari (Jawa Timur) - Eti Sri Wahyuni (Kalimantan Timur) ANTARA