BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka memperingati World Rabies Day 2024, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Kalimantan Tengah, serta didukung oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah dan Balai Karantina Kalimantan Tengah, akan mengadakan bakti sosial dengan tema "Breaking Rabies Boundaries".
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi hewan peliharaan. Rabies adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi, namun masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan hewan dan manusia. Oleh karena itu, acara ini diharapkan dapat menarik partisipasi luas dari masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno pada Jumat, 20 September 2024.
Bakti sosial ini menurut Ganjar akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 September 2024, di G. Obos XI atau Lingkar Dalam)
komplek perkantoran pemerintah kota Palangka Raya, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
"Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi vaksinasi rabies masal, pemeriksaan hewan peliharaan, serta kastrasi atau sterilisasi anjing dan kucing secara gratis dengan kuota 30 ekor," beber Ganjar lagi.
Ganjar menuturkan bahwa peserta diwajibkan mendaftar melalui link yang tertera untuk mengikuti kegiatan ini. Dengan adanya pendaftaran, panitia dapat mengatur pelaksanaan kegiatan dengan lebih baik dan memastikan semua peserta mendapatkan pelayanan yang optimal.
"Kegiatan ini gratis dan tidak dipungut biaya, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat," tuturnya.
Selain pelayanan kesehatan hewan, lanjutnya, acara ini juga akan diisi dengan edukasi tentang cara mengenali gejala rabies pada hewan dan langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi gigitan hewan yang dicurigai rabies.
"Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya rabies dan cara pencegahannya," katanya.
Dengan tema "Breaking Rabies Boundaries", kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemberantasan rabies.
"Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan mereka dan bersama-sama mencegah penyebaran rabies," kata drh Ganjar lagi.(TESTI PRISCILLA/R)









