**Borneonews - Jakarta**, Polres Metro Jakarta Pusat memberikan peringatan kepada masyarakat mengenai risiko yang terkait dengan judi online serta tindakan perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekitar, baik di rumah maupun di sekolah.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro, menekankan pentingnya untuk menghindari segala bentuk penipuan dan aktivitas judi online yang dapat mendatangkan kerusakan pada keluarga. Menurutnya, kecanduan judi dapat menyebabkan stres yang ekstrem, hingga mengarah pada tindakan bunuh diri akibat tekanan tagihan yang datang.
Masalah perundungan di kalangan anak-anak juga menjadi perhatian serius. Susatyo mencatat bahwa tindakan kekerasan di lingkungan sekolah dan rumah dapat mengganggu kesehatan mental anak, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasinya. Dia mendorong orang tua untuk menjaga komunikasi yang baik dengan guru dan wali kelas, terlebih jika anak menunjukkan gejala depresi akibat perundungan dari teman-teman sekolah.
"Komunikasikan masalah ini dengan guru dan wali kelas untuk mengambil tindakan yang diperlukan. Jika kondisi mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memberikan efek jera kepada pelaku penganiayaan di sekolah," ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan anak-anak tidak merasa tertekan atau takut akibat perilaku teman-teman mereka yang bersifat kurang menyenangkan.
Tidak hanya itu, Susatyo juga menggarisbawahi pentingnya perhatian orang tua terhadap masalah tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Ia memberi pesan agar orang tua tidak terlalu sibuk dengan urusan pribadi sehingga mengabaikan anak-anak, yang bisa mengakibatkan mereka mencari pergaulan yang salah.
Polres Metro Jakarta Pusat dan unit kepolisian terkait telah mengambil tindakan tegas dengan mengamankan sejumlah remaja yang terlibat tawuran serta membawa senjata tajam, yang akan diproses sesuai hukum. Para remaja tersebut diingatkan untuk tidak terlibat dalam tawuran dan penggunaan narkoba.
Lebih lanjut, Susatyo juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyebaran *hoaks* dan untuk lebih selektif dalam memahami berita yang mereka terima. Jika menemukan konten yang mengandung kekerasan atau sifat seksual, masyarakat sebaiknya segera menghapus dan memblokir konten tersebut, karena dapat membahayakan kesehatan mental generasi muda.
"Kami terus mengingatkan orang tua untuk menjaga anak-anaknya agar tidak terlibat dalam tawuran atau penyalahgunaan narkoba. Sediakan waktu untuk memeriksa perangkat seluler anak demi menghindarkan mereka dari *hoaks* yang banyak beredar di media sosial," tegas Susatyo.
Dalam rangka menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024, Susatyo mengimbau masyarakat untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman. Ia berharap agar pemilih dapat membuat keputusan berdasarkan hati nurani dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan untuk menciptakan keributan.
Acara "Jumat Curhat Plus" dihadiri oleh sejumlah pejabat utama dari Polres Metro Jakarta Pusat, termasuk Kapolsek Menteng, Kompol Bayu Marfianto, dan Danramil Menteng, Mayor Inf Ober Purba. Ketua RW 01, Isnaeni, serta Ketua RT 09/01, Win Sunarsih, dalam kesempatan ini turut hadir bersama Kader Jumantik, Kader Dasa Wisma, dan warga setempat.
Kegiatan Jumat Curhat Plus juga memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat, penyuluhan tentang narkoba dan kriminalitas, sosialisasi mengenai pendaftaran Polri bagi yang berminat, serta pembagian bingkisan dan makan siang gratis bagi warga yang hadir.
ANTARA
Polres Metro Jakarta Pusat Ingatkan Bahaya Judi Online dan Perundungan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







