PEKANBARU –
**Borneonews - Siak, Riau**, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Siak di Provinsi Riau baru-baru ini mengadakan pelatihan keterampilan yang berfokus pada pembuatan *bakso* dan teknik pijat tradisional. Kegiatan ini diikuti oleh 81 peserta berasal dari berbagai kecamatan di wilayah tersebut. Bupati Siak, Alfedri, yang meresmikan kegiatan ini, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan pelaku UMKM. Pelatihan ini didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Siak serta alokasi dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk tahun anggaran 2024. "Melalui pelatihan ini, kami berusaha membantu pengusaha agar lebih profesional dalam menjalankan usaha mereka, dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi keluarga serta masyarakat," ungkap Alfedri saat acara berlangsung. Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya dukungan untuk pelaku usaha mikro, khususnya dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar, utamanya dalam sektor jasa dan kuliner. Ia mengharapkan agar pelatihan ini dapat menginspirasi peserta untuk menjadi wirausahawan yang sukses dan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan ekonomi daerah. Harisman, selaku Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Siak, menambahkan bahwa pelatihan ini sejalan dengan misi pemerintah Kabupaten Siak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang kompetitif. Selain pelatihan keterampilan, peserta juga akan mendapatkan sertifikat halal serta bantuan sarana dan prasarana untuk usaha *bakso* dan pijat tradisional. "Diharapkan, dengan dukungan ini, akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi serta terciptanya lapangan kerja baru," jelasnya. Dari total peserta, sebanyak 66 orang mengikuti pelatihan pembuatan *bakso*, sedangkan 25 peserta mengikuti pelatihan pijat tradisional, sebagian besar dari mereka tergolong dalam kategori keluarga miskin ekstrem. Salah satu peserta, Tukinem, pedagang *bakso* dari Kecamatan Bungaraya, menyatakan rasa syukurnya setelah menerima bantuan berupa gerobak dan peralatan usaha. "Alhamdulillah, sekarang saya memiliki gerobak baru yang dilengkapi dengan kompor, dandang, dan gas. Saya juga mendapatkan sertifikat halal. Bantuan ini sangat berarti bagi usaha kami," ungkap Tukinem dengan penuh rasa syukur. ANTARA