BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Pemerintah Kota Banjarbaru di Provinsi Kalimantan Selatan sedang melakukan peningkatan kapasitas dua sungai, yakni Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning, sebagai langkah untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda daerah tersebut. Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan yang ditujukan untuk pengendalian banjir di kedua sungai tersebut pada hari Jumat. Dalam kesempatan itu, Aditya menyampaikan bahwa ia meninjau progres proyek yang berlokasi di segmen 2 Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning. Aditya juga memberikan jaminan mengenai keberlangsungan proyek tersebut, sekaligus memberikan arahan strategis kepada tim pelaksana agar mereka dapat menyelesaikan pengerjaan tepat waktu. Ia berharap proyek ini memberikan dampak yang positif bagi masyarakat setempat. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari, mengungkapkan bahwa progres peningkatan sungai kini sudah mencapai 61 persen. Ia sangat optimis bahwa proyek ini bisa diselesaikan paling lambat pada bulan Desember 2024. Pekerjaan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi banjir yang lebih besar, hasil dari kajian yang telah dilaksanakan sebelumnya. Eka menambahkan bahwa peningkatan sungai ini merupakan salah satu dari empat proyek strategis Dinas PUPR pada Tahun Anggaran 2024. Beliau menyatakan rasa syukurnya karena lahan untuk proyek ini telah dalam kondisi yang baik, yakni "clear and clean", sehingga tidak ada masalah dalam pelaksanaannya. Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Banjarbaru akan terus memantau secara ketat setiap langkah pelaksanaan proyek yang strategis ini, yang dirasakan langsung dampaknya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Proyek peningkatan Sungai Kuranji dan Sungai Kemuning Segmen 2 ini diharapkan dapat menjadi solusi atas masalah banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kota Banjarbaru. ANTARA