**Borneonews - Medan**, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, memberikan penilaian 8,5 dari 10 untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Penilaiannya ini diungkapkan dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Medan, Sumatera Utara, pada hari Jumat.
Dito menjelaskan bahwa nilai tersebut dapat dikategorikan sebagai baik, tetapi masih ada catatan yang perlu diperhatikan menjelang *closing ceremony*. Ia mengungkapkan, "Jadi saya memberi nilai untuk PON kali ini adalah 8,5. Satu setengahnya, kita nilai setelah *closing ceremony*. Kalau sempurna, ya jadi 10."
Menurutnya, pelaksanaan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara menunjukkan banyak kemajuan yang patut diapresiasi, terutama terlihat dari keberhasilan para atlet dalam memecahkan banyak rekor, baik di tingkat PON maupun rekor nasional. Dito menyatakan, "Terkait dengan prestasi, banyak rekornas yang dipecahkan di seluruh cabang olahraga. Ini menunjukkan geliat pembinaan olahraga di seluruh daerah ini bersaing dan kompetitifnya sangat tinggi."
Beberapa rekor yang berhasil dipecahkan meliputi cabang olahraga atletik yang mencatat tujuh rekor nasional dan 21 rekor PON. Di cabang renang, terdapat satu rekor nasional dan 17 rekor PON, sedangkan selam kolam memperoleh tujuh rekor nasional dan enam rekor PON. Cabang angkat berat juga mencatatkan dua rekor PON.
Lebih lanjut, Dito juga memberikan perhatian pada lokasi pertandingan yang indah dan memadai, seperti GOR Bola Voli Sumut Sport Center yang menjadi arena pertandingan voli, Stadion Madya Atletik Sumut Sport Center untuk cabang atletik, dan Medan International Convention Center (MICC) sebagai tempat untuk pertandingan e-sport. Ia percaya bahwa fasilitas baik ini akan menjadi warisan yang berharga bagi Sumatera Utara.
Meski memberikan penilaian positif, Dito juga mengakui adanya beberapa kekurangan dalam pelaksanaan PON kali ini. Ia mengingatkan bahwa mengorganisir PON yang diadakan di dua provinsi sebagai tuan rumah merupakan tantangan tersendiri. "Memang catatan banyak yang harus kita benahi dan saya yakin ini untuk Sumatera Utara, khususnya memang viral ada *venue* voli di sport kompleks dan pembangunan jalan pendukung di luar Stadion Utama Sport Center Sumut juga belum selesai. Tapi ini adalah *legacy* (warisan) yang sangat baik untuk Sumatera Utara ke depannya," ujar Dito.
Ia menegaskan komitmennya untuk memasukkan semua kekurangan tersebut sebagai bahan evaluasi. Dia berharap bahwa dengan evaluasi yang matang, pelaksanaan PON mendatang di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat berlangsung dengan lebih baik.
ANTARA
Menpora Dito Ariotedjo Beri Penilaian 8,5 untuk PON Aceh-Sumut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Kodam XXII Tambun Bungai Bersama Bobon Santoso Sajikan 4.000 Porsi Makanan untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa
Mario Aji Start P12 di Moto2 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







