BORNEONEWS, Muara Teweh – Kelurahan Lanjas mengadakan sosialisasi tanggap darurat bencana di aula Kecamatan Teweh Tengah. Camat Teweh Tengah, Jati Prayogo, melalui Kasi Pelayanan Umum, Puspasari Mawarni, menyampaikan pentingnya upaya tanggap bencana, bukan hanya untuk menyelamatkan nyawa, tetapi juga untuk meminimalisir kerugian materi.
"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang jenis-jenis bencana serta cara penanggulangannya. Kami ingin menciptakan desa yang tangguh bencana dengan manajemen bencana yang baik, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi dan penanganan bencana," ujar Puspasari, Jumat, 20 September 2024.
Pelatihan meliputi pengenalan jenis bencana, teknik evakuasi, pertolongan pertama, manajemen posko, serta penggunaan peralatan penanggulangan bencana. Dalam tahap tanggap darurat, kegiatan meliputi kajian lokasi, evakuasi, dan penyelamatan warga terdampak.
Camat Teweh Tengah juga memberikan pesan kepada peserta, yang terdiri dari ketua RT, Karang Taruna, dan Relawan Masyarakat Peduli Bencana (RMPB), agar mengikuti pelatihan dengan serius. "Buka hati dan pikiran, serap semua ilmu yang diberikan, dan jangan ragu bertanya kepada narasumber," katanya.
Lurah Lanjas, Romiadi Bachrul, menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh 46 peserta, termasuk 36 ketua RT, 5 anggota Karang Taruna, dan 5 anggota RMPB. "Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kapasitas dan responsibilitas masyarakat dalam meminimalisir dampak bencana," ujar Romiadi. Sosialisasi ini melibatkan narasumber dari Dinas Damkar Barito Utara.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin guna memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana di wilayah Barito Utara, khususnya di Kelurahan Lanjas. (RAMADHANI/j)









