BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi juara umum dalam cabang olahraga *Shorinji Kempo* pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara. Acara ini berlangsung di GOR KONI Aceh dari tanggal 17 hingga 20 September. NTB memastikan diri sebagai juara umum dengan meraih empat medali emas, satu perak, dan tiga perunggu dari total 22 nomor pertandingan yang dipertandingkan pada acara olahraga yang diadakan setiap empat tahun sekali ini. Medali emas yang diraih oleh NTB berasal dari sejumlah kategori, di antaranya adalah nomor randori perorangan putra kelas 55-60 kg, randori putri 55-60 kg, embu berpasangan putra, serta embu berpasangan campuran. Perolehan tersebut membuktikan keberhasilan NTB dalam cabang olahraga ini. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berada di posisi kedua dengan total perolehan tiga medali emas, lima perak, dan lima perunggu. NTT tampil dengan jumlah atlet terbanyak, yaitu 23 kenshi, yang berkontribusi pada pencapaian provinsi tersebut. Jawa Barat menempati posisi ketiga dengan mengantongi tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Bali, dan Aceh masing-masing meraih dua medali emas. Namun, posisi di antara mereka berbeda berdasarkan jumlah medali perak dan perunggu yang diperoleh. Jawa Tengah dan Papua Barat Daya masing-masing berhasil memperoleh satu medali emas. Di sisi lain, 15 kontingen lainnya harus puas kembali ke daerah asal tanpa meraih medali emas. Sebelumnya, Ketua Umum Perkemi, Laksdya TNI (Purn) Dr Agus Setiadji, menyatakan bahwa distribusi medali dalam cabang olahraga *Shorinji Kempo* pada PON XXI kali ini lebih merata dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini menunjukkan banyaknya provinsi yang berhasil mendapatkan medali emas, sehingga tidak terjadi ketimpangan dalam perolehan medali. ANTARA