BORNEONEWS, Kapuas - Dinas Peternakan Kapuas menyalurkan 84 bibit ternak sapi bali, di 5 kecamatan di Kabupaten Kapuas. Bantuan melalui Anggaran Belanja Daerah(APBD) II pada tahun 2016 ini untuk 7 kelompok, dengan jumlah bibit ternak bervariasi.
"Untuk APBD II akan dibantu 7 kelompok tani untuk bibit ternak sapi bali di 5 kecamatan.Satu kelompok mendapatkan bantuan bibit ternak bervariasi. Ini progaram pengembangan ternak APBD II tahun 2016 Kabupaten Kapuas," kata Effendi, Kabid Pengembangan Ternak, Dinas Peternakan Kapuas, Rabu (3/8/2016).
Menurut Effendi, bervariasi yang mendapatkan bantuan itu. Di antaranya Desa Sari Makmur dan Desa Lamunti Permai, Lamunti Baru Kecamatan Mantangai 40 ekor, untuk 3 kelompok.Sedangkan desa lain, yakni Desa Talekong Punei Kecamatan Kapuas Murung 10 ekor, Desa Sidomulyo Kecamatan Tamban Catur 10 ekor, Desa Sei Jangkit Kecamatan Bataguh 12 ekor. Desa Tamban Lupak Kecamatan Kapuas Kuala 12 ekor.
“Dari 84 bantuan ternak sapi bibit bali sudah kami salurkan langsung ke kelompok tani, terakhir Selasa (2/8/2016),” ujar Effendi.
Effendy mengungkapkan, selain 84 ekor sapi bantuan APBD Kapuas itu, Agustus ini akan ada bantuan dari APBN, 25 ekor sapi. Sementara itu untuk bantuan bibit sapi integrasi sawit rencananya 100 ekor yang diperikrakan akan digelotorkan pada September 2016. Kendati masih ada bantuan dari APBN dan APBD Kabupaten, namun dia sangat menyayangkan, lantaran bantuan 44 ekor bibit sapi dari APBD provinsi dibatalkan.
“Karena program Kalteng Besuh tidak dilanjutkan, makanya batal rencana 44 ekor itu, kasihan petani,” ungkapnya.
Menurut Effendi, seharusnya bantuan itu jangan dihentikan pada tahun 2016. Sebab, dua kelompok yang direncanakan menerima bantuan itu, telah menyiapkan kandang-kandang. “ Seharusya jangan putus di tengah jalan, kalau mau dihentikan sebaiknya 2017 saja.” (DJEMMY NAPOLEON/N).








