JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Timur**, Sebanyak 70 penyintas yang terkena dampak kebakaran di Jalan Cipinang Baru, RT 05/RW 18, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, telah mengungsi ke Mushalla Al Mujahidin. Musibah ini berlangsung pada hari Jumat, dan lokasi pengungsian terletak tidak jauh dari tempat kejadian kebakaran, sebagaimana disampaikan oleh Kepala Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Timur, Sukendar. Kebakaran tersebut mengakibatkan tiga balita kehilangan nyawa mereka setelah terjebak di dalam rumah. Ketiga anak yang berdiri pada usia balita tersebut adalah Kanaya (4 tahun), Rafka (3,5 tahun), dan Asyifa (1,5 tahun). Hasil investigasi awal menunjukkan bahwa mereka diduga jatuh dari lantai dua, dan kemudian tertimpa puing-puing rumah yang terbakar. Untuk memberikan pertolongan kepada para korban, BPBD Jakarta Timur telah menyalurkan bantuan logistik. Bantuan tersebut meliputi 15 dus air mineral, 70 boks makanan siap saji, 40 unit *Family Kid*, 50 paket sandang, 20 lembar terpal, 55 lembar matras, 50 lembar selimut, 72 batang sabun mandi, serta 10 dus masker. Sukendar menambahkan bahwa bantuan ini sudah diserahkan kepada para pengungsi setelah shalat Jumat. Palang Merah Indonesia (PMI) serta Sudin Sosial Jakarta Timur berkomitmen untuk menyediakan makanan siap saji bagi para pengungsi selama tujuh hari ke depan, baik untuk waktu makan siang maupun malam. Setelah masa pengungsian berakhir, para penyintas diharapkan dapat mencari tempat tinggal sementara di rumah kerabat atau sanak saudara terdekat. Lurah Cipinang, Watini, menginformasikan bahwa sebanyak 17 unit rumah di area tersebut telah mengalami kebakaran. Data yang diterima mencatat terdapat 32 kepala keluarga yang terdampak, membentuk total 90 jiwa penyintas. Bantuan dari BPBD, Sudinsos, PMI, serta Dinas Sosial DKI Jakarta telah tersedia di lokasi pengungsian, mencakup pakaian, makanan siap saji, alas tidur, dan kebutuhan lainnya guna membantu meringankan beban para korban kebakaran. ANTARA