JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ganda putra Indonesia, Muhammad Shohibul Fikri dan Daniel Marthin, berhasil mencapai semifinal China Open 2024. Namun, mereka menyatakan ketidakpuasan terhadap performa yang ditunjukkan dalam pertandingan perempat final turnamen BWF Super 1000 tersebut. Dalam pertandingan yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium di Changzhou pada hari Jumat, mereka melawan pasangan Denmark yang merupakan unggulan kedelapan, Rasmus Kjaer dan Frederik Sogaard. Fikri dan Daniel mencatatkan kemenangan dengan skor tipis 21-19 di kedua set. Daniel mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut. Meski begitu, ia merasakan bahwa penampilan mereka di lapangan belum maksimal. "Kami perlu memperbaiki permainan untuk semifinal besok," jelas Daniel melalui pernyataan yang diterima di Jakarta. Fikri sependapat dengan rekannya. Ia merasa bahwa permainan mereka terkesan lambat dan kurang berani jika dibandingkan dengan penampilan di babak sebelumnya. Ia juga menyatakan bahwa ambisi untuk meraih kemenangan justru membuat mereka tertekan, sehingga tidak tampil sebaik yang diharapkan. Pada gim kedua, setelah sempat tertinggal, mereka mencoba untuk lebih agresif dan nekad. "Baru di akhir pertandingan kami menemukan strategi yang sesuai, seperti mengontrol servis dan pukulan awal. Dari situ kami berhasil mengumpulkan poin dan menekan lawan,” papar Fikri. Melangkah ke semifinal, mereka akan berhadapan dengan pasangan Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin. Fikri menyatakan bahwa meski mereka sebelumnya menang melawan pasangan ini, kondisi di turnamen kali ini berbeda sehingga perlu mempelajari gaya permainan lawan lebih dalam. Keberhasilan Fikri dan Daniel di semifinal menyusul pencapaian ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah dan Gloria Emanuelle Widjaja, yang lebih dulu memastikan tempat di babak empat besar. Selain itu, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardhianto juga akan berusaha mendapatkan tiket semifinal. Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sedang berupaya untuk merebut kesempatan yang sama dalam China Open 2024. ANTARA