JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan keyakinannya untuk bisa sejalan dengan pasangan presiden dan wakil presiden terpilih Pemilu 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, apabila dirinya terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 mendatang. Pramono mengungkapkan bahwa ia memiliki komunikasi yang baik dengan Prabowo dan Gibran. Dia percaya bahwa rekannya, Rano Karno, juga memiliki hal yang sama. "Jika terpilih dan diberi amanah, kami akan berkomunikasi secara konstruktif dan dapat menjalankan roadmap kebijakan pemerintah pusat," ungkap Pramono saat berdialog di Jalan Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Jumat. Lebih lanjut, Pramono menekankan pentingnya adanya sinergi dalam sistem demokrasi. Ia menilai bahwa semua pihak, baik dari pemerintah pusat maupun pejabat daerah seperti gubernur, bupati, dan walikota, harus saling mendukung untuk mencapai tujuan yang sama. "Dalam sistem demokrasi kita, pemilihan gubernur, bupati, walikota, serta pemilihan presiden merupakan satu kesatuan yang harus saling mendukung satu sama lain," jelasnya. Pramono berkomitmen untuk mengikuti mandat dan arahan dari Prabowo serta Gibran tanpa perdebatan lebih lanjut. Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab Pemprov DKI adalah untuk menjalankan keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat, sesuai dengan amanat undang-undang. "Selama kewenangan itu masuk dalam tanggung jawab provinsi, maka Pemprov DKI yang akan mengambil keputusan," terangnya. Sebelumnya, Pramono dan Rano Karno telah bertemu dengan Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur Jakarta, guna membahas kelanjutan proyek-proyek pembangunan di Jakarta. "Kami belajar banyak dari tugas yang ditinggalkan oleh para gubernur sebelumnya. Pak Ahok telah mewariskan banyak proyek yang belum selesai, dan kami bertekad untuk meneruskan, termasuk proyek di kawasan Monas dan Simpang Semanggi," tambah Pramono setelah pertemuan di Simpang Susun Semanggi. Pramono juga mengungkapkan rencananya untuk mengintegrasikan berbagai program perbaikan yang telah dilakukan oleh Ahok ke dalam visi-misi mereka. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyatakan bahwa tiga pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta telah memenuhi syarat administratif untuk ikut serta dalam Pilkada 2024. Ketiga pasangan calon tersebut adalah Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel), Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun). ANTARA