KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, bekerja sama dengan berbagai instansi maritim, menggelar kegiatan pembersihan pesisir dan laut. Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2024 dan juga Hari Bersih-Bersih Dunia atau *World Cleanup Day* 2024. Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, menjelaskan bahwa timnya membersihkan sampah-sampah di area sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan di perairan sekitarnya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan yang menjadi destinasi wisata. "Kami menyadari bahwa kesadaran pelaku wisata dan masyarakat Labuan Bajo akan kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari instansi maritim dan juga sebagai upaya *branding* lingkungan," jelasnya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pembersihan yang dilakukan di pesisir dan perairan Labuan Bajo bertujuan untuk mempertahankan keindahan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Stephanus menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang baik, yang dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi para pengunjung. "Kami ingin memberikan contoh kepada masyarakat tentang bagaimana pengelolaan sampah yang lebih baik dapat meningkatkan daya tarik Labuan Bajo sebagai destinasi wisata. Dengan menjaga kebersihan, wisatawan akan lebih tertarik untuk datang kembali," ungkapnya. Selain kegiatan pembersihan, juga dilakukan pemberian bantuan berupa peralatan keselamatan laut, seperti *life jacket*, alat pemadam kebakaran, serta paket sembako yang ditujukan bagi nelayan dan pemilik kapal *open deck* di Labuan Bajo. Bantuan ini berasal dari para pengusaha yang bergerak di sektor maritim. "Kami mendorong para pengusaha yang menikmati keuntungan dari wisata di Labuan Bajo untuk berbagi rezeki dengan masyarakat yang membutuhkan. Hal ini juga berkaitan erat dengan pemenuhan aspek keselamatan yang penting untuk menjaga keamanan kapal-kapal *open deck* yang melayani perjalanan wisata," tuturnya. Melalui berbagai kegiatan ini, KSOP Kelas III Labuan Bajo berharap dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan sekaligus membantu meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. ANTARA