JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pramono Anung, yang merupakan salah satu calon gubernur DKI Jakarta pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, telah memaparkan sejumlah strategi kampanye yang akan diterapkannya. Dalam sebuah pernyataan di Jalan Cemara No. 19, Menteng, Jakarta Pusat, Pramono menjelaskan bahwa terdapat berbagai pendekatan yang akan dilakukan, termasuk *hard campaign*, *soft campaign*, sosialisasi, serta metode kunjungan dari pintu ke pintu atau *door to door*. Pramono mengungkapkan bahwa dirinya bersama Rano Karno akan terus mengadakan kunjungan ke berbagai tokoh yang ada di Jakarta. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mendalami lebih dalam mengenai karakteristik serta permasalahan yang dihadapi kota metropolitan ini. "Jakarta memiliki banyak tokoh yang perlu kita temui. Kami berusaha untuk silaturahmi dengan mereka," ungkap Pramono. Belum lama ini, ia juga menyampaikan bahwa telah bertemu dengan sejumlah tokoh di Jakarta, termasuk tokoh nasional dan ulama, yang mana salah satunya adalah Haji Nurli Tahir, yang telah lama ia impikan untuk temui. "Pendekatan-pendekatan seperti ini bukan hanya bertujuan untuk meraih simpati publik, tetapi juga untuk menunjukkan apa yang sebenarnya bisa kami lakukan jika diberikan amanah," tambahnya. Pramono juga menegaskan komitmennya bersama Rano Karno untuk berjuang demi meraih kemenangan pada Pilkada Jakarta yang akan berlangsung November mendatang. Ia menjelaskan bahwa saat ini dirinya sudah tidak memiliki tanggung jawab sebagai Sekretaris Kabinet, yang akan memudahkan langkahnya dalam melakukan sosialisasi. "Hari ini, saya mungkin sudah mengunjungi sembilan titik. Dengan posisi saya sebagai Seskab yang kini telah selesai, semakin mudah bagi saya untuk bergerak," jelasnya. Pernyataan ini muncul setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden yang memberhentikan Pramono dari jabatan Sekretaris Kabinet, yang berlaku mulai 22 September 2024. Sebelumnya, Pramono telah mengajukan pengunduran dirinya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menegaskan bahwa keputusan tersebut mencakup ucapan terima kasih pemerintah atas dedikasi Pramono selama menjabat. Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah mengumumkan bahwa terdapat tiga pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang memenuhi syarat administratif untuk mengikuti Pilkada, di antaranya adalah pasangan Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil-Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana. ANTARA