**Borneonews - Singaraja, Bali**, masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, telah melaksanakan kegiatan pembersihan sungai dalam rangka memperingati Hari Bersih Sedunia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat dan diberi nama Buleleng Kali Bersih.
Hari Bersih Sedunia diperingati setiap tanggal 20 September. Dalam kesempatan ini, pelaksanaan kegiatan berlangsung di Hutan Banyuasri. Pelaksana Tugas (Plt) DLH Buleleng, Made Adiana, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membersihkan area sungai di wilayah Buleleng. Kegiatan ini terfokus pada beberapa titik prioritas yang dikenal memiliki tingkat penumpukan sampah yang tinggi, di mana kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan.
Adiana menjelaskan bahwa aksi pembersihan dilakukan di empat lokasi strategis. Tiga titik berada di Tukad Banyumala, antara lain jalur selatan Tukad Banyumala, Jembatan Laksamana, dan lokasi di sebelah timur jembatan di bawah Raider. Sedangkan lokasi keempat berada di Tukad Buleleng, tepatnya di belakang RRI Singaraja.
Partisipasi dari seluruh instansi dan masyarakat, termasuk pada tingkat desa dan kelurahan, sangat diharapkan dalam kegiatan bersih-bersih ini. Adiana berharap bahwa aksi ini tidak hanya sebatas kegiatan satu kali, tetapi juga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga yang sering kali dibuang ke sungai.
Sebelumnya, DLH Buleleng juga telah melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai mengenai pentingnya membuang sampah dengan benar. Penyuluhan ini diadakan secara rutin di daerah yang berpotensi tinggi terhadap penumpukan sampah.
Made Adiana mengungkapkan bahwa kegiatan ini bukan hanya dilakukan ketika Hari Bersih Sedunia saja. Pihaknya berkomitmen untuk menjalankan aksi serupa setiap hari Jumat di wilayah sungai yang memiliki masalah sampah tinggi. DLH Buleleng juga memiliki tim khusus untuk menangani isu kebersihan sungai.
Akhir kata, Adiana menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama masyarakat sekitar. "Potensi sampah terbesar berasal dari rumah tangga di sekitar sungai. Oleh karena itu, penting bagi semua untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup kita bersama," pungkasnya.
ANTARA
Buleleng Gelar Pembersihan Sungai dalam Peringatan Hari Bersih Sedunia
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







