**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Pemerintah Kabupaten Bogor, yang terletak di Jawa Barat, telah meluncurkan inisiatif untuk mendigitalisasi perencanaan sarana dan prasarana sekolah melalui program yang dikenal sebagai Digitalisasi Sarana dan Prasarana Sekolah, atau *Gita-Sarpras*. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sarana dan prasarana di lingkungan pendidikan.
Dalam acara peluncuran yang berlangsung di Cibinong, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menjelaskan bahwa sistem *Gita-Sarpras* dirancang untuk mempermudah pengelolaan berbagai aspek yang berkaitan dengan sarana dan prasarana di sekolah. Hal ini mencakup pengumpulan data, penilaian kondisi fasilitas, serta perencanaan yang lebih baik.
Suryanto menegaskan, "Inisiatif ini sangat ditunggu karena dapat menjadikan proses pengelolaan sarana dan prasarana di sekolah lebih akuntabel dan transparan. Selain itu, sistem ini memungkinkan penghematan waktu dan tenaga, sehingga sekolah tidak perlu datang langsung ke Dinas Pendidikan untuk mengusulkan kebutuhan sarana dan prasarana. Semua bisa dilakukan secara praktis melalui *Gita-Sarpras*."
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang W. Tawekal, juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kondisi sarana dan prasarana yang memadai untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, kenyamanan dalam proses belajar mengajar sangat dipengaruhi oleh fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, pengelolaan sarana dan prasarana harus dipercepat, termasuk dengan penerapan teknologi digital.
"Melalui aplikasi ini, kami berharap proses perencanaan, pelaporan, pengumpulan data, dan pemantauan sarana prasarana di sekolah bisa menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bogor," ungkap Bambang.
Selain itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Warman, mengungkapkan bahwa hadirnya *Gita-Sarpras* akan menjadi solusi untuk memaksimalkan monitoring berbagai sarana dan prasarana di sekolah. Dengan aplikasi ini, semua fasilitas dapat dipantau dan termonitor dengan lebih efisien.
Proses pengusulan sarana dan prasarana, baik dalam bentuk fisik maupun pengadaan barang, akan berlangsung lebih efektif dan efisien menggunakan aplikasi ini, jelas Warman.
Saat ini, sistem *Gita-Sarpras* telah diterapkan di sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor, termasuk 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 35 Sekolah Dasar (SD), yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui inovasi digital.
ANTARA
Pemerintah Kabupaten Bogor Luncurkan Program Digitalisasi Sarpras Sekolah
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Komentar (0)
Memuat komentar…







