JAKARTA –
**Borneonews - Manila, Filipina**, Menteri Pertahanan sekaligus calon presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Filipina Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr. di Istana Malacanang, Manila, pada hari Jumat. Kunjungan ini ditujukan untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Filipina, serta meningkatkan kerja sama di bidang pertahanan regional. Menurut Brigadir Jenderal Edwin Adrian Sumantha, yang merupakan kepala biro humas Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperdalam relasi bilateral. Dalam keterangannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Presiden Marcos atas kepemimpinannya yang berhasil menjadikan Filipina lebih berpengaruh di kawasan Asia Tenggara. "Saya sangat terkesan dengan kepemimpinan Anda. Visi strategis yang Anda miliki telah mengangkat posisi Filipina di pentas global serta menunjukkan kemajuan nyata di sektor politik, ekonomi, dan militer," ujar Prabowo kepada Marcos. Lebih lanjut, calon presiden ini juga memberikan penghargaan kepada Filipina karena sukses menjadi tuan rumah Pertemuan ke-13 Komite Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan Bersama (JDSCC) di Manila pada bulan Juli 2024. Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi tuan rumah Pertemuan ke-14 JDSCC pada tahun mendatang. Di sisi lain, Presiden Marcos menegaskan bahwa Filipina dan Indonesia memiliki hubungan persahabatan yang kuat. "Saya yakin hubungan ini akan semakin menguat di masa depan," tambahnya. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Filipina, antara lain Menteri Luar Negeri Enrique Manalo, Sekretaris Eksekutif Gilberto Teodoro Jr., dan Menteri Pertahanan Lucas Bersamin. Dalam kunjungan ini, Prabowo didampingi oleh Sugiono, wakil ketua Komisi I DPR. Sejak awal bulan September, Prabowo sudah melakukan serangkaian kunjungan ke negara-negara di Asia Tenggara dengan tujuan untuk bertemu dengan para pemimpin nasional dan menguatkan komitmennya dalam membangun kerja sama serta memperkuat kemitraan bilateral. Beberapa negara yang telah dikunjunginya meliputi Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Selain itu, ia juga mengadakan pertemuan informal dengan Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, dan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra selama kunjungannya di Thailand. ANTARA