JAKARTA –
**Borneonews - Deli Serdang, Sumatera Utara**, Upacara penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dibuka dengan atraksi tari tradisional dan penampilan drumband yang memukau, bertempat di Stadion Utama Sport Center, Sumatera Utara, pada hari Jumat. Acara dimulai dengan khidmat melalui lagu kebangsaan *Indonesia Raya* yang dinyanyikan oleh penyanyi Lea Simanjuntak. Menggunakan gaun berwarna merah, Lea mempesona penonton yang hadir sambil berdiri di atas panggung, latar belakangnya didekorasi dengan gambar bendera Merah Putih. Suara merdu Lea mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh khidmat. Kemeriahan acara semakin terasa dengan pertunjukan tari yang melibatkan 550 penari. Pertunjukan tersebut diiringi oleh musik etnik khas dari Aceh dan Sumatera Utara, menampilkan berbagai kekayaan budaya yang dimiliki oleh daerah tuan rumah. Selain tarian, alat musik tradisional khas Batak, yaitu gondang, juga turut ditampilkan dengan alunan yang kuat dan berenergi, menambah semarak suasana. Keseruan bertambah dengan atraksi tradisi lompat batu yang berasal dari Nias. Para penari menunjukkan ketangkasan mereka dengan melompati replika batu besar, yang menggambarkan bagaimana para pemuda Nias memperlihatkan kebolehan fisik mereka. Tidak hanya itu, beragam tarian lain mempersembahkan kekayaan etnis yang ada di Sumatera Utara; setiap gerakan dan kostum para penari mencerminkan keindahan serta keunikan masing-masing suku. Setelah ratusan penari menyajikan pagelaran seni tari, acara berlanjut dengan penampilan Drum Corps Gita Abdi Praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Mereka menampilkan pertunjukan musik yang harmonis diiringi formasi-formasi yang memukau, menambah keindahan penutupan acara. PON Aceh-Sumut kali ini berlangsung sejak 8 hingga 20 September, meskipun beberapa pertandingan sudah dimulai sejak akhir Agustus. Sebanyak 65 cabang olahraga dipertandingkan, menyajikan kombinasi dari olahraga tradisional hingga yang modern. Acara pembukaannya sebelumnya telah dilaksanakan pada hari Senin (9/9) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, sementara penutupan berlangsung di lokasi yang sama dengan pembukaannya. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, disiapkan untuk menutup acara PON XXI Aceh-Sumut. Perhelatan kali ini mencatat sejarah sebagai yang terbesar, melibatkan hampir 13.000 atlet dan lebih dari 6.000 ofisial, dan menjadikannya sebagai PON pertama yang diadakan di dua provinsi sekaligus. ANTARA