JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, mengenang sosok Presiden Pertama RI, Soekarno, saat mengunjungi Imam Bukhari International Scientific Research Center yang terletak di Samarkand, Uzbekistan, pada hari Jumat. Dalam acara tersebut, Megawati mengaitkan pengalaman pribadinya dengan pengetahuan yang diperoleh dari hadis yang diriwayatkan oleh *Imam Bukhari*. Selama kunjungannya, Megawati mendengarkan penjelasan dari penerjemah, Maksud Khosimov, serta Wakil Direktur Pusat Penelitian Internasional Imam Bukhari, Otabek Mukhammadiev. Dijelaskan bahwa museum tersebut memiliki beragam koleksi yang merefleksikan perjalanan dan kontribusi Imam Bukhari dalam konteks penyebaran hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Selain menyaksikan koleksi yang ada, Megawati juga berkeliling di dalam museum untuk melihat berbagai catatan penting mengenai hadis-hadis yang telah dikumpulkan. Museum ini menyajikan informasi mengenai perjalanan Imam Bukhari yang dilakukan pada abad ke-9, yang mencakup perjalanan ke Arab agar mendapatkan informasi lebih lanjut tentang penyebaran Islam oleh Nabi Muhammad. Di dalam museum, tidak hanya catatan hadis, tetapi juga ditampilkan berbagai objek seperti alat tulis dan perangkat yang pernah digunakan oleh Imam Bukhari. Megawati terlihat sangat antusias dan serius saat mendengarkan penjelasan mengenai sejarah hidup Bukhari. Ia juga aktif bertanya kepada Khosimov dan Mukhammadiev mengenai berbagai aspek kehidupan Imam Bukhari. Sebelum meninggalkan museum, pengelola meminta Megawati untuk memberikan testimoni yang akan direkam. Megawati pun mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat yang diterimanya dari pengelola museum. Di penghujung kunjungan, Megawati menuliskan pesan di buku tamu yang disediakan. Dalam tulisannya, ia mencurahkan rasa hormat dan kekagumannya terhadap Imam Bukhari. Berikut kutipan dari pesan tersebut: "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sejak kecil, saya sudah mengenal sosok Imam Bukhari berkat bimbingan ayah saya, Bung Karno. Beliau merupakan sosok yang luar biasa dalam membuka wawasan pengetahuan Islam melalui hadis-hadis yang beliau kumpulkan. Penting bagi umat manusia untuk tidak hanya melantunkan *Al Quran*, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Semoga ke depan, kita semua dapat bersatu, baik secara lahir maupun batin. Allahu Akbar, Merdeka." Megawati menandatangani pesannya dan dengan nada bercanda meminta penerjemah untuk menjelaskan isi tulisannya kepada Otabek Mukhammadiev sehingga pesan tersebut dapat dipahami dengan baik. Kunjungan ini bukan hanya sebagai penghormatan kepada Imam Bukhari, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai ajaran Islam yang diwariskan melalui hadis. ANTARA