**Borneonews - Gorontalo**, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo telah melaksanakan sebuah pelatihan dakwah khusus yang ditujukan untuk kaum disabilitas. Acara tersebut berlangsung di Kampus I IAIN Sultan Amai di Kota Gorontalo.
Pelatihan ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Amirsah Tambunan, dan Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin. Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam kepada ketua dan pengurus MUI Gorontalo, serta kepada rektor dan dosen IAIN yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan workshop dakwah ini.
Rudy menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, kalangan pendidik, ulama, dan masyarakat untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap kelompok disabilitas. Ini bukan hanya soal pelatihan, tetapi juga tentang menciptakan strategi dakwah yang lebih inklusif, serta memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kebutuhan dakwah bagi para penyandang disabilitas.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pendekatan dakwah ini seharusnya ramah, terbuka, dan mudah diakses oleh semua kalangan tanpa terkecuali. MUI selama ini diakui memiliki peran krusial dalam menjaga moralitas bangsa, dan pelatihan ini adalah salah satu langkah nyata dalam mengaktualisasikan peran tersebut.
Amirsah Tambunan juga memberikan penghargaan atas dilaksanakannya workshop dakwah yang ditujukan untuk disabilitas. Ia menekankan pentingnya saling dukung antara ulama dan pemimpin daerah, berpesan agar Penjabat Gubernur selalu mengutamakan kebutuhan para ulama, mengingat mereka adalah mitra strategis dalam pembangunan masyarakat.
Amirsah Tambunan juga mendukung inisiatif Penjabat Gubernur untuk bekerja sama dalam menyukseskan pemilihan kepala daerah secara serentak. Ia mengapresiasi Ketua MUI Provinsi Gorontalo yang bersedia menyerahkan jabatannya untuk sementara waktu demi mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
"Kita harus bersama-sama menjaga situasi politik di Provinsi Gorontalo. Meskipun pilihan politik dapat berbeda, namun ukhuwah atau persaudaraan tetap harus kita pelihara," ujar Amirsah.
Pelatihan dakwah bagi disabilitas ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Abdul Bakar Bahmid, Rektor IAIN Sultan Amai, perwakilan Forkopimda, serta berbagai tokoh agama dan masyarakat, termasuk kalangan disabilitas yang turut serta dalam acara tersebut.
ANTARA
Pelatihan Dakwah Inklusif MUI, Perhatian untuk Disabilitas di Gorontalo
Bagikan:

GORONTALO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kadis Perpustakaan Dorong Lahirnya Penulis Muda dan Pemikir Kritis di Palangka Raya
SMAN 1 Hanau Terima Tambahan Tiga TV Interaktif
Mobil Oksigen Gratis Palangka Raya Layani 289 Pemanfaatan hingga 24 Oktober
Faktor Kelembapan Tinggi Picu Hujan di Palangka Raya Senin Dini Hari
Hotspot Kalteng Turun Selama 4 Hari Terakhir, Tapi Karhutla Harian Bertahan di Kisaran 58 Kejadian
PSI Barito Timur Turun ke Jalan, Bantu Warga Hadapi Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







