BORNEONEWS, Seruyan - Kegiatan Seruyan Expo kedua tahun 2016 dibuka pelaksanaannya loleh Bupati Seruyan Sudarsono, Kamis (4/8) siang ini sekitar pukul 13.00 Wib.

Dalam pembukaan kegiatan Seruyan Expo mulai 4112 Agustus 2016 dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT Kabupaten Seruyan ke-14, digelar acara pencatatan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan memakan kolak pisang dengan jumlah peserta mencapai ribuan orang yang berlangsung pukul 15.00 Wib.

Phak panitia rencananya akan menyediakan sebanyak 3.000 lebih mangkuk yang berisikan kolak pisang untuk bersama-sama disantap warga masyarakat Seruyan, terutama yang bermukim di Kuala Pembuang.

Sementara untuk kegiatan malam harinya (Kamis malam, 4/8) pukul 17.00 Wib, pemerintah daerah akan menggelar Seruyan Bertasbih dengan menghadirkan ustad Cepot yang akan turut dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat Seruyan. Adapun lokasi utama kegiatan untuk nanti malam bertempat di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang.

Menurut Bupati Seruyan Sudarsono, tujuan pencatatan rekor muri dengan penyantapan kolak pisang terbanyak, dengan tujuan untuk kembali mempromosikan salah satu hasil pertanian terbesar di Seruyan yang berupa pisang.

“Kita angkat hasil tani pisang ini yang dicatatkan kedalam rekor muri,” kata Sudarsono.

Sementara untuk pelaksanaan acara Seruyan Bertasbih dirinya dalam setiap kesempatan menyambut HUT Seruyan terus mengajak masyarakat Seruyan bersama-sama dengan pemkab dan lainnya dapat menghadiri jalannya acara yang dimaksud.

“Melalui Seruyan Bertasbih ini, sebagai sarana peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kita berharap semua agenda kegiatan HUT tahun ini dapat berjalan lancar dan sukses,” harapnya. (PARNEN/m)