BORNEONEWS, Kasongan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan bersama pihak World Wide Fund For Nature (WWF) memberi bantuan alat pemadam kebakaran untuk tiga desa pada musim kemarau 2016.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Katingan, Icing, pemberian bantuan itu dilaksanakan selama dua hari Senin (1/8) dan Selasa (2/8).
"Ada tiga desa yang mendapat bantuan alat pemadam kebakaran itu, yakni Desa Jahanjang dan Keruing Kecamatan Kamipang dan Desa Tumbang Bulan Kecamatan Mendawai," sebut Icing di kantornya Jalan Tumbang Liting Kasongan, Kamis (4/8/2016).
Menurutnya, sebenarnya kunjungan di tiga desa ini untuk melakukan patroli antisipasi kebakaran lahan dan hutan di Kecamatan Kamipang dan Mendawai diselipkan dengan pemberian bantuan mesin pompa.
"Kebetulan saat kami melakukan patroli di sana tidak ada ditemukan titik api," sebut Icing.
Icing mengaku, masing-masing desa saat itu mendapatkan bantuan satu unit mesin pemadam portabel lengkap dengan selang, kemudian HT dan makanan siap saji.
Selain pihak WWF Indonesia atas nama Abau, Agus dan Rano, dalam patroli memantau titik api itu juga diikuti Danramil Baun Bango Pelda Paino dan anggota Bhabinkamtibmas Brigpol Purwo Budi Sunaryo.
"Intinya warga dua wilayah kecamatan itu menyambut baik bantuan alat pemadam kebaran tersebut," kata Icing.
Meski belum ditemukan titik panas, namun Icing mengaku jika sebagian besar wilayah di Katingan adalah rawan kebakaran lahan dan hutan itu. Sebab tidak sedikit lahan yang ada adalah bergambut tebal, sehingga saat terjadi terbakar pada musim kemarau lahan gambut ini sangat sulit dipadamkan.
"Meski secara kasat mata lahan gambut yang terbakar itu telah padam, namun itu belum tentu, sebab pengalaman tahun lalu ternyata tanah gambut yang di dalam tetap menyala," katanya.
Hal itulah harus mendapat perhatian semua pihak dalam menghadapi musim kemarau 2016 ini. (ABDUL GOFUR/m)








