SURABAYA –
**Borneonews - Lumajang, Jawa Timur** Kepolisian Resort Lumajang, Jawa Timur, kembali melakukan penemuan signifikan dengan terungkapnya sekitar 10.000 tanaman ganja yang tersebar di sepanjang lereng Gunung Semeru. Penemuan tersebut berasal dari hasil pengembangan penyidikan terhadap kasus sebelumnya yang juga melibatkan banyak tanaman ganja. Kapolres Lumajang, AKBP M. Zainur Rofik, menjelaskan bahwa penyisiran yang dilakukan mengidentifikasi 16 titik di mana tanaman ganja tersebut ditemukan. Ia menyatakan, "Kami menghitung jumlahnya kurang lebih sekitar 10.000 batang." Kegiatan ini merupakan tindakan lanjut untuk menindaklanjuti temuan awal yang sudah ada. Selain menemukan tanaman, dalam operasi tersebut juga ditemukan ganja kering seberat hampir 10 kilogram di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. "Kami berharap temuan kali ini adalah yang terakhir. Namun, kami tetap akan melanjutkan penyisiran untuk memastikan tidak adanya tanaman ganja lainnya, mengingat luasnya kawasan yang ada," tambah Rofik. Ia juga menjelaskan bahwa para pelaku memiliki strategi tersendiri dalam menanam ganja, yaitu tidak menempatkannya dalam satu lokasi yang terbuka. Oleh karena itu, mereka membagi tanaman menjadi petak-petak kecil untuk mengelabui petugas. Tanaman itu ditanam di tengah pepohonan dan semak-semak, sehingga menyulitkan deteksi oleh pihak kepolisian. Terkait pengembangan kasus ini, Rofik mengungkapkan bahwa penyidik masih terus bekerja untuk mencari tahu kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam penanaman ganja di kawasan tersebut. "Kami akan melanjutkan pengembangan, dan berdasarkan tempat kejadian perkara (TKP), ada kemungkinan masih ada individu lain yang juga menanam di area ini," ujarnya. Dalam pengungkapan sebelumnya, Polres Lumajang juga berhasil menemukan 453 tanaman ganja dan menangkap dua tersangka berinisial P dan Y pada Rabu, 18 September. Tanaman ganja tersebut ditemukan di empat lokasi dengan tinggi batang tanaman mencapai 1,5 hingga 2 meter dan diperkirakan berusia antara 3 hingga 4 bulan, sehingga sudah dalam tahap siap panen. ANTARA