JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah, memberikan apresiasi kepada para atlet dari daerahnya yang menunjukkan semangat tak kenal menyerah, dedikasi tinggi, serta kesetiaan dalam rangka pencapaian yang diraih oleh Jakarta. Dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara, DKI Jakarta berhasil menduduki posisi kedua atau *runner up*. Andri menyatakan, "Apa pun hasil yang dicapai, ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Jika terdapat kekurangan, kami akan melakukan evaluasi." Pernyataan ini disampaikan oleh Andri ketika memberikan keterangan tertulis di Jakarta. Dia juga menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada para atlet DKI yang berjuang dengan maksimal di PON XXI. Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil pertandingan ini. Proses evaluasi akan melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), pengamat olahraga, dan institusi pendidikan tinggi. Proses evaluasi ini dianggap penting untuk membandingkan target yang telah ditetapkan sebelumnya dengan hasil aktual yang diperoleh dari setiap cabang olahraga yang berpartisipasi dalam PON. "Ada cabang yang mencapai sasaran, ada yang melebihi, dan ada pula yang tidak mendapatkan medali. Hal ini akan menjadi perhatian untuk kami dalam pembinaan ke depan agar tidak terjadi kesalahan yang sama," tegasnya. Sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet yang berhasil meraih medali, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah penghargaan. Untuk atlet perorangan yang mendapatkan medali emas, Pemprov akan memberikan imbalan sebesar Rp400 juta, sedangkan untuk medali perak Rp200 juta dan perunggu Rp100 juta. Untuk atlet beregu, penghargaan yang ditawarkan bervariasi mulai dari Rp300 juta untuk medali emas, Rp150 juta untuk perak, dan Rp75 juta untuk perunggu. Di samping itu, pemerintah provinsi juga telah meningkatkan kesejahteraan bagi pelatih, asisten pelatih, dan atlet, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur DKI Nomor 252 Tahun 2024. Kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi juga diadakan untuk memberikan beasiswa kepada atlet berprestasi, sebagai upaya untuk menarik lebih banyak warga Jakarta untuk terlibat dalam dunia olahraga. "Andri menambahkan, kami juga berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk memberikan kesempatan kepada atlet berprestasi untuk bekerja di perusahaan-perusahaan milik Pemprov DKI Jakarta," ujarnya. Pada hari terakhir penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024, total perolehan medali DKI Jakarta mencatatkan 184 medali emas, 148 medali perak, dan 149 medali perunggu, menempatkannya pada posisi kedua. Sedangkan juara umum pada ajang ini adalah Jawa Barat dengan total perolehan 196 medali emas, 163 medali perak, dan 180 medali perunggu. ANTARA