**Borneonews - Maros**, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi telah melaksanakan pembangunan sarana air bersih di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. Ini merupakan bagian dari inisiatif Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Dalam peresmian bantuan air bersih tersebut, Bupati Maros, Chaidir Syam, mengungkapkan rasa syukurnya terhadap program *PLN Peduli Air Bersih*. Ia menekankan pentingnya fasilitas ini bagi masyarakat, terutama di Desa Salenrang yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam akses air bersih.
Sarana air bersih yang diresmikan kini akan memfasilitasi dua dusun, yaitu Dusun Berua dan Dusun Panambungan dengan total kapasitas mencapai 16.200 liter. Dengan demikian, diharapkan sekitar 500 kepala keluarga di dua dusun tersebut dapat menikmati akses air bersih yang lebih baik.
Bupati Chaidir mengakui bahwa tantangan terkait krisis air bersih sering kali dihadapi oleh berbagai wilayah di Maros, terutama di Kecamatan Bontoa, Lau, Maros Baru, dan Marusu. Wilayah-wilayah ini cenderung rentan terhadap permasalahan tersebut, sebagian besar akibat kondisi geografi yang berdekatan dengan pesisir.
Rencananya, untuk meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih, pemerintah daerah telah menyusun program untuk menambah kapasitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bantimurung. Saat ini, kapasitas PDAM berada di angka 120 liter per detik dan direncanakan untuk ditingkatkan menjadi 180 liter per detik pada tahun mendatang.
Chaidir menegaskan bahwa desain pengembangan untuk peningkatan kapasitas PDAM IPA Bantimurung telah selesai disusun dan telah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp5 miliar untuk kebutuhan perbaikan.
Dengan meningkatnya debit air hingga 180 liter per detik, diharapkan distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak wilayah, khususnya daerah pesisir yang selama ini terdampak.
Senior Manager Keuangan dan Umum UIP3B Sulawesi, Hari Subagyo, menjelaskan bahwa proyek penyediaan sarana air bersih di Maros merupakan bagian dari program TJSL PLN Sulawesi untuk tahun 2024. Ia menekankan bahwa program ini difokuskan pada kesejahteraan masyarakat, termasuk komunitas di Kabupaten Maros.
Dia juga menambahkan, program penyediaan air bersih ini merupakan langkah mendesak yang perlu segera direalisasikan agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di Desa Salenrang.
Pelaksanaan penyediaan sarana air bersih ini dikoordinasikan oleh lembaga Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Kepala Kantor Perwakilan IZI Sulawesi Selatan, Eko Mulyono, menyatakan bahwa lembaganya senantiasa berkolaborasi dengan PLN dalam mendistribusikan program TJSL di Kabupaten Maros.
Sebelumnya, IZI juga telah mengadakan penyediaan sarana air bersih di Kota Makassar, khususnya di wilayah Tello pada tahun 2023. Lebih lanjut, IZI berencana untuk melanjutkan penyediaan air bersih di wilayah Luwu, terutama menyasar kawasan pondok pesantren.
Eko menambahkan, mereka saat ini sedang dalam proses untuk menyediakan air bersih di Kabupaten Luwu dan Jeneponto.
ANTARA
PLN Bangun Sarana Air Bersih untuk Masyarakat Maros
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







