BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, DPRD Kota Banjarmasin, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengumumkan Rikval Fachruri sebagai Ketua DPRD untuk periode masa jabatan 2024-2029. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah Rapat Paripurna Internal yang dilaksanakan pada hari Jumat. Dalam rapat tersebut, Ketua Sementara DPRD Kota Banjarmasin, Rudi Heriyadi, bersama dengan Wakil Ketua Sementara H Harry Wijaya, memimpin pengumuman mengenai pimpinan dewan yang telah ditunjuk oleh partai politik yang memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2024. Dari hasil pemilihan, Rikval Fachruri yang berasal dari Partai Golkar terpilih sebagai Ketua DPRD Kota Banjarmasin. Selain itu, posisi Wakil Ketua DPRD diisi oleh H Harry Wijaya dari Partai Amanat Nasional (PAN), serta dua wakil lainnya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra, yang dipegang oleh Matahari dan Muhammad Isnaini. Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristanto, menjelaskan bahwa rapat internal ini mendengarkan laporan dari fraksi-fraksi yang memiliki kursi terbanyak hasil Pileg 2024, yang terdiri dari Golkar, PAN, PKS, dan Gerindra. "Setelah berkas kami lengkapi, kami akan mengajukannya kepada bagian pemerintahan kota untuk mendapatkan tanda tangan dari wali kota. Kemudian, berkas tersebut akan diteruskan ke gubernur," ungkapnya. Setelah Gubernur Kalimantan Selatan mengeluarkan surat keputusan (SK) yang menyetujui empat pimpinan DPRD ini, pelantikan definitif akan segera dijadwalkan. Iwan menambahkan, "Pelantikan ini mungkin akan bersamaan dengan pengumuman anggota komisi." Dia juga mengungkapkan keyakinannya bahwa proses ini berjalan lancar, karena setiap langkah sesuai dengan prosedur yang berlaku di masing-masing fraksi. Iwan berharap agar 45 anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2024-2029 dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik dalam mengemban amanah rakyat. Dari total kursi yang tersedia, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) masing-masing menguasai tujuh kursi, sementara Partai Gerindra dan PKS mendapatkan enam kursi. Selain itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, dan PDI Perjuangan masing-masing menduduki lima kursi, sedangkan Partai NasDem memperoleh dua kursi dan PPP satu kursi. ANTARA